Nakhoda KM Virgo Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari Basarnas
Rabu, 16 Sep 2026, 00:45 WIBBanjarmasin - Wakil Menteri Perhubungan Suntana mengatakan nakhoda Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 sedang menjalani pemeriksaan terkait kecelakaan kapal tersebut di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9), termasuk pemeriksaan terhadap data pelayaran yang dapat membantu proses investigasi.
âNakhoda sudah datang, sedang diperiksa, jelas ya,â kata Suntana terkait perkembangan operasi SAR hari ketiga kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9) malam.
Pemeriksaan itu juga akan berkaitan dengan Voyage Data Recorder (VDR) yang belum ditemukan tim SAR, perangkat yang memiliki fungsi serupa dengan black box pada pesawat terbang karena merekam data penting selama pelayaran dan dapat menjadi bahan bagi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam melakukan investigasi kecelakaan.
Dia mengatakan percepatan pencarian menjadi perhatian tim SAR karena masih terdapat penumpang yang belum ditemukan, termasuk kemungkinan adanya korban yang diperkirakan masih berada di dalam kapal yang mengalami kecelakaan tersebut.
âMasih ada penumpang-penumpang yang belum ditemukan. Oleh karenanya tim SAR berupaya mempercepat pencarian agar korban-korban yang masih diperkirakan masih berada dalam kapal dapat dievakuasi,â ujar Wamenhub Suntana.
Hingga Selasa (15/9) pukul 22.00 Wita, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengonfirmasi sebanyak 114 korban ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang.
Dari 114 korban yang telah ditemukan, seluruhnya berhasil mendarat di Banjarmasin, terdiri atas 108 korban selamat dan enam korban meninggal dunia.
KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).
Hari Ketiga
Sementara itu, Basarnas memperkuat operasi pencarian korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 pada hari ketiga di perairan Masalembo, Laut Jawa, dengan mengerahkan 23 armada udara dan laut serta lebih dari 1.000 personel gabungan.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan penguatan operasi dilakukan dengan memaksimalkan pencarian melalui udara dan di atas permukaan laut, sekaligus melibatkan seluruh unsur serta personel yang tergabung dalam operasi SAR hari ketiga.
âOperasi hari ketiga ini kita tetap melibatkan unsur udara, unsur laut, dan seluruh personel yang bergabung. Kita akan memperkuat SAR udara dengan memaksimalkan SAR di atas permukaan laut,â kata Syafii terkait perkembangan operasi SAR hari ketiga kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa malam.
Ia menyebutkan unsur udara yang dikerahkan bertambah satu armada dibandingkan hari sebelumnya, dari lima menjadi enam armada, setelah pesawat Boeing TNI Angkatan Udara turut dilibatkan untuk memperluas jangkauan pencarian korban KM Virgo.
Enam unsur udara tersebut terdiri atas helikopter Basarnas HR 36012, helikopter AS-365 Mabes Polri, pesawat CN-235 TNI Angkatan Laut, helikopter Panther HS 1310 TNI Angkatan Laut, pesawat Cessna 208 Caravan BNPB, serta pesawat Boeing TNI Angkatan Udara.
Sementara itu, unsur laut yang terlibat mencapai 17 armada, meliputi KN SAR Laksmana 241 Banjarmasin, KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan, KN SAR Kamajaya 104 Makassar, KN SAR Permadi 249 Surabaya, Rigid Buoyancy Boat (RBB), KRI Nala, dan KRI Pulau Fani.
- KM Virgo Transport 8
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BPS Ungkap Warga Bisa Minta Pembaruan Data jika Pengelompokan Desil Tidak Sesuai
-
RUU Masyarakat Adat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat
-
Konferensi pers kecelakaan kapal Virgo Transport 8
-
Pengembangan produk UMKM berbasis kearifan lokal
-
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Kolom Abu 400 Meter! Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.