- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tragedi Pesawat Militer Ni...
Tragedi Pesawat Militer Nigeria, 32 Orang Tewas Setelah ATR-42 Jatuh di Wilayah Ondo
Selasa, 06 Okt 2026, 04:02 WIBLagos â Pesawat Angkatan Udara Nigeria jatuh pada Senin (5/10) di Negara Bagian Ondo, Nigeria barat daya, menewaskan seluruh 32 orang yang berada di dalamnya, kata Presiden Bola Tinubu.
Kecelakaan tersebut menjadi salah satu bencana udara terburuk dalam beberapa tahun terakhir di negara terpadat di Afrika itu.
Pesawat penumpang tersebut sedang menjalankan "misi rutin" dari Kota Benin di Nigeria selatan menuju Lagos, pusat ekonomi negara itu, ketika jatuh di Igbokoda, Negara Bagian Ondo, tak lama setelah pukul 09.00 waktu setempat (08.00 GMT), menurut keterangan presiden dan angkatan udara.
"Kepala negara menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga 25 penumpang dan tujuh awak yang terlibat dalam insiden tersebut," kata kantor Tinubu dalam sebuah pernyataan.
"Ini merupakan momen yang menyakitkan bagi angkatan bersenjata kami dan seluruh bangsa," kata Tinubu. Ia tidak menyebutkan identitas para korban.
Menteri Penerbangan Festus Keyamo sebelumnya mengatakan melalui X bahwa pesawat tersebut jatuh di dekat pangkalan angkatan laut.
Keyamo dan Tinubu menyebut pesawat itu sebagai ATR-42, pesawat turboprop bermesin ganda yang menurut produsennya mampu mengangkut antara 30 hingga 50 penumpang.
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok kecil orang berkumpul di dekat sungai, sementara tim penyelamat mencari di sekitar lokasi menggunakan perahu.
Presiden mengatakan dirinya telah "memerintahkan Angkatan Udara Nigeria untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang".
Suara Seperti Petir
Dayo Akinte, 39 tahun, seorang penjual kayu bakar yang tinggal sekitar satu kilometer dari lokasi kecelakaan, mengatakan kepada AFP bahwa dirinya mendengar suara yang ia kira sebagai "petir" ketika pesawat tersebut diyakini jatuh.
"Sejak kecelakaan itu, tiga pesawat juga telah terbang di atas lokasi kejadian," katanya melalui sambungan telepon.
Ia mengatakan seseorang yang sedang memancing di kawasan rawa memberi tahu pangkalan angkatan laut terdekat dan warga di kota tersebut mengenai kecelakaan itu.
Juru bicara Angkatan Udara Nigeria Ehimen Ejodame sebelumnya mengatakan "operasi pencarian dan penyelamatan" masih berlangsung "berkoordinasi dengan otoritas terkait dan badan penanggulangan keadaan darurat".
Polisi juga mengonfirmasi kecelakaan tersebut, tetapi tidak memberikan perincian.
Igbokoda berada di Ilaje, wilayah penghasil minyak di Nigeria selatan.
Pada Mei 2021, Panglima Angkatan Darat Nigeria saat itu, Letnan Jenderal Ibrahim Attahiru, dan 10 perwira lainnya tewas ketika pesawat mereka jatuh dalam cuaca buruk saat hendak mendarat di bandara di Negara Bagian Kaduna, Nigeria utara.
Sebanyak tujuh orang tewas ketika sebuah pesawat militer jatuh menimpa sebuah rumah di Nigeria utara pada Agustus 2015. Seluruh orang yang berada di dalam pesawat tewas dalam kecelakaan tersebut.
Pada bulan yang sama, sebuah helikopter jatuh ke laguna di Lagos dan menewaskan enam orang, termasuk pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Tren Logam Mulia Menggiurkan, Industri Perhiasan Nasional Tetap Menjanjikan
-
Momen Penumpang Ryanair-Air Malta Nyaris Tersedot Keluar, Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Jendela Pesawat Pecah?
-
Kecelakaan pesawat latih di Blora
-
Bantai Santander 7-2, Barcelona Tanpa Ampun Mengamuk di Camp Nou
-
Mourinho Mulai Menyusun Ulang Kekuatan Madrid
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.