Lorong Bangkai KM Virgo Transport 8 Banyak Tertutup, Penyelam Hadapi Akses Terbatas

Kamis, 01 Okt 2026, 02:36 WIB

Banjarmasin - Kepala Seksi Operasi Basarnas Banjarmasin Bramantya Semara menyebutkan lorong-lorong pada badan bangkai Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa banyak yang tertutup sehingga menyulitkan akses penyelam dalam mencari korban.

"Akses masuk penyelam ke badan kapal sangat terbatas karena tertutup," kata Bramantya di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Rabu (30/9) malam.

Ket. Foto: Kepala Seksi Ops Basarnas Banjarmasin Bramantya Semara menjelaskan perkembangan operasi SAR korban Kapal Virgo di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Rabu malam (30/9). — Sumber: Antara

Bramantya menjelaskan posisi kapal yang terbalik menyebabkan seluruh barang, termasuk milik penumpang, berada di bagian langit-langit kapal.

Kondisi tersebut juga menyulitkan tim penyelam karena diperkirakan masih terdapat jasad korban di dalam badan kapal.

Oleh karena itu, tim penyelam yang mendukung pencarian korban di bawah permukaan laut harus bekerja secara hati-hati dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

Selain kondisi kapal yang masih labil, arus dan gelombang yang cukup kencang juga membuat upaya menyusuri area sekitar bangkai kapal menjadi rawan.

"Namun pada prinsipnya kita tetap mengoptimalkan segala upaya yang bisa dilakukan agar bisa menemukan sisa korban," tegasnya.

Upaya pencarian juga dilakukan dengan menyusuri sejumlah wilayah perairan di Kalimantan Tengah, seiring ditemukannya sejumlah korban di wilayah tersebut.

Hingga Rabu (30/9), sebanyak 22 jasad korban Kapal Virgo Transport 8 telah ditemukan di perairan Kalimantan Tengah, terutama di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Sukamara.

Sebanyak 18 jasad di antaranya telah dievakuasi dan berada di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi. Sementara empat jasad lainnya masih dalam perjalanan menuju Banjarmasin melalui jalur darat.

Secara keseluruhan, Basarnas telah mengevakuasi 186 orang dari total 243 penumpang dan kru Kapal Virgo Transport 8. Sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 78 orang meninggal dunia, sedangkan 57 orang lainnya masih dalam pencarian hingga hari ke-18 operasi SAR.

Operasi Pencarian

Untuk memperkuat pencarian terhadap 57 korban yang masih belum ditemukan, Basarnas mengerahkan 1.041 personel gabungan pada operasi SAR hari ke-18, Rabu (30/9).

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan tim gabungan mengerahkan unsur udara, laut, darat, dan penyelam untuk mendukung operasi pencarian.

"Sekarang total personel yang terlibat 1.041 orang dilengkapi berbagai armada untuk memperkuat pencarian korban yang masih hilang," kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-18 kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu malam.

Pada operasi SAR hari ke-18, unsur laut diperkuat 11 kapal, sedangkan unsur udara didukung tiga helikopter. Untuk unsur darat, sebanyak 42 unit ambulans disiapkan guna mendukung pelaksanaan operasi.

"Hingga hari ini, tim SAR gabungan juga menyiapkan 63 penyelam untuk mendukung pencarian di bawah permukaan laut," ucapnya.

Putu mengatakan 1.041 personel yang terlibat dalam operasi tersebut berasal dari Basarnas, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Laut, Polair Polda Kalimantan Selatan, kapal pendukung Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta potensi SAR lainnya.

Meski operasi penyelaman bawah laut pada hari ke-18 belum menemukan korban, Basarnas bersama tim gabungan akan mengoptimalkan seluruh personel dan armada untuk melanjutkan pencarian pada hari ke-19, khususnya dengan mengerahkan 63 penyelam gabungan.

  • KM Virgo Transport 8

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.