Lapisan Batu Fosil Ungkap Rahasia Iklim Purba
📅 Rabu, 16 Sep 2026, 12:43 WIB | Oleh: Haryo BronoHubungan antara batu fosil dan iklim bahkan dapat ditelusuri hingga ke gerakan Bumi mengelilingi Matahari. Sebuah studi terhadap endapan batu fosil di Montana, Amerika Serikat, menemukan pola berulang dalam pembentukan gambut pada sistem sungai berumur Paleosen. Penelitian tersebut menghubungkan pengulangan fase pembentukan gambut dengan siklus eksentrisitas orbit Bumi sekitar 100.000 tahun.
Eksentrisitas merupakan ukuran seberapa bulat atau lonjong orbit Bumi mengelilingi Matahari. Orbit Bumi tidak selalu memiliki bentuk yang persis sama. Dalam rentang waktu geologi, tingkat kelonjongannya berubah secara periodik.
Perubahan kecil dalam parameter orbit tersebut dapat memengaruhi distribusi energi Matahari yang diterima Bumi. Dalam kombinasi dengan perubahan kemiringan sumbu dan presesi, variasi orbit menjadi salah satu mekanisme yang dapat memengaruhi ritme perubahan iklim jangka panjang. Pola semacam itu dikenal luas dalam kajian siklus Milankovitch.
Dalam penelitian di Montana, para peneliti mengidentifikasi tujuh rangkaian utama endapan yang berulang. Analisis stratigrafi dan siklostratigrafi menunjukkan adanya hubungan antara pola sedimentasi, pembentukan gambut, dan variasi iklim yang dikaitkan dengan perubahan orbit Bumi.
Temuan tersebut memperkuat gagasan bahwa lapisan batu fosil dapat menjadi rekaman perubahan iklim yang berlangsung secara periodik. Lapisan-lapisan itu pada akhirnya seperti halaman-halaman buku. Ketebalan, komposisi, kandungan mineral, dan karakter material organik dapat berubah dari satu lapisan ke lapisan berikutnya. Pola perubahan tersebut kemudian dibaca untuk mencari ritme lingkungan yang lebih besar. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!