Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral Bawang Putih Fermentasi Madu, Ahli Ingatkan Risiko Ini Jika Dikonsumsi Sembarangan

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 07:06 WIB | Oleh:
Viral Bawang Putih Fermentasi Madu, Ahli Ingatkan Risiko Ini Jika Dikonsumsi Sembarangan Doc: Antara foto
Ket. Ilustrasi rendaman bawang putih di dalam madu.

JAKARTA - Tren mengonsumsi bawang putih yang direndam dalam madu sebagai minuman atau makanan pendukung daya tahan tubuh ramai dibagikan di media sosial. Namun, ahli gizi mengingatkan campuran tersebut dapat menimbulkan risiko botulisme jika dibuat dan disimpan dalam kondisi yang memungkinkan bakteri berkembang.

Botulisme adalah penyakit yang disebabkan oleh racun (toksin) dari bakteri Clostridium botulinum yang menyerang sistem saraf, sehingga menyebabkan kelumpuhan hingga gangguan pernapasan.

Mengutip laman EatingWell pada Selasa (6/10), ahli diet terdaftar Lauren Manaker, M.S., RDN, LD, CLEC, mengatakan madu dan bawang putih memang memiliki sejumlah sifat antimikroba ketika dikonsumsi secara terpisah. Namun, mencampurkan keduanya dan membiarkannya pada suhu ruang dapat menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum.

“Bawang putih dan madu dapat mendukung kesehatan jika dikonsumsi secara terpisah, tetapi mencampurkan keduanya dan membiarkannya pada suhu ruang dapat mengubah kondisinya secara signifikan,” kata Manaker.

Risiko tersebut berkaitan dengan kondisi di dalam wadah. Madu memiliki kadar air yang rendah sehingga bakteri sulit berkembang. Namun, bawang putih mengandung lebih banyak air. Ketika bawang putih direndam dalam madu, air dari bawang putih dapat bercampur dengan madu dan meningkatkan kadar air di dalam wadah.

Jika campuran tersebut disimpan dalam kondisi minim oksigen dan tingkat keasamannya tidak cukup rendah, spora C. botulinum dapat berkembang dan menghasilkan toksin.

Botulisme memang tergolong jarang, tetapi dampaknya dapat serius. Gejalanya antara lain tubuh terasa lemah, sulit berbicara, kesulitan bernapas, sakit perut, mual, muntah, dan diare. Pada kasus berat, toksin dapat menyebabkan kelumpuhan.

Karena itu, Manaker menyarankan masyarakat tidak menjadikan campuran bawang putih dan madu yang dibuat sendiri sebagai cara untuk menjaga daya tahan tubuh.

Bawang putih dan madu tetap dapat dikonsumsi secara terpisah. Untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, masyarakat juga dapat mengonsumsi makanan sumber vitamin C seperti jeruk, paprika, stroberi, dan brokoli serta rutin melakukan aktivitas fisik.

Asupan vitamin C berperan dalam membantu fungsi sistem kekebalan tubuh, sementara olahraga dengan intensitas sedang secara rutin dikaitkan dengan fungsi kekebalan yang lebih baik.

Madu mentah juga tidak boleh diberikan kepada bayi berusia kurang dari satu tahun karena kelompok usia tersebut lebih rentan terhadap botulisme.

Pengobatan rumahan juga tidak dapat menggantikan penanganan medis. Jika muncul gejala yang mengarah pada infeksi atau keluhan kesehatan lainnya, masyarakat disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.