Jepang Kukuhkan Diri Sebagai Negara Panjang Umur, 100.000 Warga Berumur 100 Tahun

Selasa, 15 Sep 2026, 20:18 WIB

ISLAMABAD - Jumlah penduduk Jepang yang berusia 100 tahun atau lebih untuk pertama kalinya menembus 100 ribu orang. Per 1 September 2026, jumlahnya meningkat 7.914 orang dibandingkan setahun sebelumnya, ungkap laporan media setempat, Selasa (15/9).

Dengan demikian, total jumlah penduduk berusia 100 tahun atau lebih di negara itu sudah mencapai 107.677 orang, sekaligus mencatat kenaikan selama 56 tahun berturut-turut, lapor Kyodo News mengutip data Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Perempuan mencapai 87,6 persen dari seluruh penduduk Jepang yang berusia 100 tahun atau lebih.

Menurut Kyodo, sebanyak 54.294 orang lainnya diperkirakan genap berusia 100 tahun pada tahun fiskal 2026, meningkat 1.984 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Jepang memiliki rata-rata 87,51 penduduk berusia 100 tahun atau lebih untuk setiap 100 ribu penduduk.

Fuyo Kishimoto, warga Kyoto berusia 114 tahun yang lahir pada 20 Desember 1911, merupakan perempuan tertua di Jepang. Sementara itu, Hikaru Kato, warga Kumamoto berusia 112 tahun yang lahir pada 2 Mei 1914, merupakan pria tertua di negara tersebut.

Jepang hanya memiliki 153 penduduk berusia 100 tahun atau lebih pada 1963, ketika pengumpulan data mulai dilakukan. Jumlah tersebut melampaui 1.000 orang pada 1981, 10 ribu orang pada 1998, dan 50 ribu orang pada 2012.

Angka harapan hidup rata-rata di Jepang pada 2025 mencapai 87,33 tahun untuk perempuan dan 81,35 tahun untuk laki-laki. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.