Jorge Jesus Buka Pintu untuk Cristiano Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal

Selasa, 06 Okt 2026, 00:06 WIB

PORTO – Pelatih tim nasional Portugal Jorge Jesus menegaskan pintu timnas tetap terbuka bagi Cristiano Ronaldo. Meski sang kapten sempat meninggalkan skuad setelah mengetahui dirinya tidak akan menjadi starter, Jesus menyebut Ronaldo tetap bisa kembali jika memang menginginkannya.

Pernyataan itu disampaikan Jesus setelah Portugal memastikan tiket ke perempat final UEFA Nations League dengan mengalahkan Norwegia. Menariknya, kelolosan tersebut diraih tanpa kehadiran Ronaldo.

Ket. Foto: Pelatih tim nasional Portugal Jorge Jesus. — Sumber: UEFA

Perselisihan antara Ronaldo dan Jesus bermula pekan lalu. Jesus mencadangkan penyerang berusia 41 tahun itu ketika Portugal meraih kemenangan pertama atas Norwegia. Beberapa hari kemudian, Ronaldo meninggalkan skuad setelah mengetahui dirinya kembali tidak akan dimainkan sejak menit awal ketika Portugal menghadapi Denmark.

Namun, Jesus tidak ingin menutup pintu bagi kaptennya.

“Bagi saya, Cris, pada pemanggilan berikutnya, jika dia masih bermain untuk Al-Nassr, dia adalah pemain yang bisa dipanggil. Jika dia menginginkannya, dia akan kembali ke tim nasional,” kata Jesus.

Pelatih asal Portugal itu bahkan membuka kemungkinan melakukan pembicaraan empat mata dengan Ronaldo sebelum agenda internasional berikutnya pada November.

“Jika dia ingin berbicara dengan saya, seperti yang kami lakukan sebelum pemanggilan kali ini, kami bisa berbicara sebelum pemanggilan berikutnya. Tetapi Cris-lah yang akan memutuskan,” ujar Jesus.

Jesus ditunjuk sebagai pelatih Portugal setelah Piala Dunia 2026, menggantikan Roberto Martinez. Sejak awal, ia mengaku sudah berbicara langsung dengan Ronaldo mengenai perannya dalam skuad.

Menurut Jesus, Ronaldo tetap memiliki tempat penting dalam rencananya, baik ketika dimainkan maupun tidak.

“Cristiano harus mengakhiri waktunya di tim nasional dengan cara yang dia inginkan. Dialah yang akan memutuskan bagaimana dia ingin mengakhirinya,” tutur Jesus.

“Itulah yang kami bicarakan berdua. Saya mengatakan kepadanya, ‘Saya membutuhkanmu’. Dalam pemanggilan pertama saya mengatakan, ‘Saya membutuhkanmu, saya membutuhkanmu untuk dekat dengan saya, bermain ataupun tidak bermain, saya membutuhkanmu’. Dan sekarang saya mengatakan hal yang sama.”

Ronaldo merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah tim nasional Portugal. Ia melakukan debut internasional pada 2003 ketika baru berusia 18 tahun.

Lebih dari dua dekade kemudian, Ronaldo masih menjadi salah satu figur paling penting dalam sejarah sepak bola Portugal. Ia telah tampil dalam enam edisi Piala Dunia dan menjadi bagian dari perjalanan panjang Portugal di level internasional.

Namun, usia tidak bisa diabaikan. Ronaldo yang kini berusia 41 tahun sebelumnya mengatakan 2026 kemungkinan besar akan menjadi tahun terakhirnya sebagai pesepak bola profesional.

Pernyataan tersebut membuat masa depan Ronaldo bersama Portugal semakin menjadi perhatian. Jesus pun menyerahkan keputusan akhir kepada sang pemain.

Portugal Lolos Lebih Dulu

Tanpa Ronaldo, Portugal justru menjadi tim pertama yang memastikan tempat di perempat final Nations League. Mereka masih memiliki dua pertandingan fase grup untuk dimainkan.

Situasi tersebut memberi Jesus ruang untuk terus mengembangkan skuad sekaligus mengevaluasi sejauh mana Portugal dapat tampil tanpa pemain yang selama lebih dari 20 tahun menjadi pusat perhatian tim nasional.

Namun, pelatih Portugal itu tampaknya belum melihat absennya Ronaldo sebagai akhir dari sebuah era.

Sebaliknya, Jesus masih memberikan ruang bagi sang kapten untuk menentukan sendiri kapan dan bagaimana perjalanan internasionalnya berakhir.

Menariknya, di saat Ronaldo menghadapi ketidakpastian bersama Portugal, rival lamanya dalam perdebatan mengenai status pemain terbaik dunia, Lionel Messi, juga tengah memasuki fase akhir karier internasionalnya.

Messi dijadwalkan memainkan pertandingan terakhirnya bersama Argentina dalam laga persahabatan melawan Benin di Buenos Aires, Selasa.

Jika Messi benar-benar menutup perjalanan internasionalnya, Ronaldo pun berada di persimpangan yang sama: melanjutkan perjalanan bersama Portugal atau menentukan sendiri bagaimana kisah panjangnya bersama Selecao akan berakhir.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.