Surati Putin, Kim Jong-un Janjikan 'Dukungan Tanpa Syarat' untuk Russia

Selasa, 15 Sep 2026, 14:07 WIB

SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menjanjikan "dukungan tanpa syarat" untuk Russia dalam suratya kepada Presiden Vladimir Putin, menyebut perang yang sedang berlangsung di Russia sebagai "hal yang sakral," demikian dilaporkan media pemerintah, Selasa (15/9).

Sejak Russia melancarkan invasi ke Ukraina pada tahun 2022, Korea Utara telah menjadi sekutu utama Kremlin, mengirimkan pasukan untuk mendukung upaya perang Moskow sebagai imbalan atas keuntungan ekonomi dan teknologi militer, menurut para analis.

Ket. Foto: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bertemu dengan Presiden Russia Vladimir Putin di Oblast Amur, Wilayah Timur Jauh, Russia, 13 September 2023. — Sumber: KCNA/RAND

Badan intelijen Korea Selatan tahun lalu memperkirakan, sekitar 2.000 tentara Korea Utara tewas dalam perang tersebut, sementara penilaian yang lebih baru menyebutkan jumlah tentara Korea Utara yang tewas atau terluka sekitar 6.000.

"Dengan keyakinan teguh akan kemenangan Federasi Russia dalam perang suci saat ini untuk membela kepentingan keamanan negara dan keadilan internasional, saya menjanjikan dukungan saya yang tak tergoyahkan kepada sahabatku, Anda, dan rakyat Russia," kata Kim dalam surat itu, menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Selasa.

"Keinginan saya dan pemerintah Republik Demokratik Korea teguh dan tanpa keraguan untuk memperluas dan memperdalam kerja sama bersama dengan Federasi Russia secara komprehensif," katanya, menggunakan nama resmi negaranya.

Surat itu muncul di tengah spekulasi bahwa Pyongyang siap mengirim lebih banyak pasukan ke Russia untuk membantu upaya perangnya melawan Ukraina.

Kyiv juga mengatakan, hingga 50.000 tentara Korea Utara akan dikerahkan ke Russia, meskipun mereka tidak memberikan bukti untuk mendukung klaim tersebut atau kerangka waktu untuk pengerahan tersebut.

Dalam mengajukan klaim tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta Korea Selatan untuk memasok sistem pertahanan udara guna melindungi dari rudal Russia, sebuah permintaan yang belum dijawab oleh Seoul.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.