Jelang MotoGP Mandalika, Anak Muda NTB Dapat Porsi Volunteer Lebih Besar Agar Mampu Transfer Ilmu

Selasa, 15 Sep 2026, 20:59 WIB

MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal memperbesar ruang bagi talenta lokal setempat untuk terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika 2026.

Iqbal mengatakan langkah ini diharapkan membuat roda ekonomi dari ajang internasional tersebut semakin banyak berputar di daerah.

"Selain itu, keterlibatan talenta lokal juga menjadi ruang transfer pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola event kelas dunia," ujarnya di Mataram, Selasa (15/9).

Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 membutuhkan sekitar 400 marshal dan 2.500 volunteer. Antusiasme anak muda NTB juga tinggi. Jumlah pendaftar volunteer bahkan telah menembus lebih dari 4.000 orang.

Hal ini menunjukkan besarnya minat talenta lokal untuk menjadi bagian langsung dari penyelenggaraan event internasional tersebut.

"Harapan kita MotoGP tahun ini menjadi penyelenggaraan yang lebih baik, dengan lebih banyak melibatkan masyarakat, volunteer lokal, serta memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi," kata Iqbal.

Menurutnya, anak-anak muda NTB memiliki kompetensi dan layak mendapatkan ruang dalam penyelenggaraan event berstandar internasional. Keterlibatan sebagai marshal maupun volunteer bukan sekadar kesempatan bekerja selama MotoGP berlangsung. Mereka akan bersentuhan langsung dengan standar kerja, disiplin, pelayanan, koordinasi hingga pengelolaan event berskala dunia.

"Pengalaman dan pengetahuan tersebut akan tetap dimiliki talenta NTB bahkan setelah MotoGP berakhir," ujar mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki tersebut.

Manfaat ekonomi juga diperluas melalui keterlibatan UMKM. Iqbal meminta agar kuliner, kerajinan, produk kreatif dan berbagai produk unggulan daerah mendapatkan ruang lebih besar selama rangkaian MotoGP. Dengan begitu, besarnya perputaran ekonomi yang muncul dari kedatangan penonton dan wisatawan dapat semakin banyak dinikmati masyarakat lokal.

Iqbal mengatakan, Mandalika tidak hanya menjadi panggung untuk memperkenalkan NTB kepada dunia, tetapi juga menjadi tempat bagi talenta lokal untuk membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan bekerja dalam ekosistem event internasional.

Sementara Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia Troy Reza Warokka mengakui kesiapan MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai sekitar 80 persen. Sejumlah pekerjaan yang masih disempurnakan meliputi fasilitas sirkuit, infrastruktur pendukung, kelistrikan, akomodasi, keamanan hingga transportasi.

Penyelenggaraan tahun ini juga membawa pesan baru. Jika sebelumnya MotoGP mengusung semangat "Dari Indonesia Mendunia", tahun ini penyelenggara membawa semangat "Dari Mandalika Mendunia".

"Kalau tahun sebelumnya kita membawa semangat Dari Indonesia Mendunia, tahun ini kita ingin lebih spesifik, Dari Mandalika Mendunia," kata Troy. Ant

Ket. Foto: Sejumlah pembalap melaju saat balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB. — Sumber: ANTARA/Andika Wahyu

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.