Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan di Titik Awal, KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 05:02 WIB | Oleh:
Bukan di Titik Awal, KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik Doc: Antara foto
Ket. Kepala Basarnas Mohammad Syafii (tengah) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9) malam.

BANJARMASIN - Basarnas mengungkap posisi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 telah bergeser sekitar 1,6 mil laut ke arah barat, dalam kondisi terbalik, dari titik koordinat awal sejak mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9).

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan pergeseran tersebut diketahui dari perubahan posisi datum atau titik lokasi kapal pada hari kedua operasi SAR, dengan arah pergerakan mengikuti arus di perairan tempat KM Virgo Transport 8 tenggelam.

“Posisi datum atau titik letak dari kapal Virgo Transport 8 ini ada pergeseran. Dari yang kemarin saya sampaikan, saat ini sudah bergeser kira-kira 1,6 nautical mile (mil laut) ke arah barat dalam kondisi terbalik,” kata Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin.

Menurut dia, posisi kapal yang kini tengkurap menimbulkan risiko tersendiri bagi penyelam karena operasi masuk ke dalam badan kapal tidak dapat dipaksakan sebelum seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi, termasuk kondisi cuaca dan lingkungan bawah laut yang memungkinkan personel bekerja secara aman.

“Kalau misalkan posisinya tengkurap pada saat tim penyelam itu masuk, tentunya memiliki risiko tersendiri dan operasi hanya bisa dilaksanakan apabila memenuhi ketentuan dan safety first, artinya jaminan aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan kesulitan operasi juga bertambah karena kapal masih memiliki sekat-sekat atau ruang kosong di dalam badan kapal yang memungkinkan posisi kapal terus bergeser atau melayang mengikuti arus, sehingga kondisi tersebut harus diperhitungkan sebelum tim menentukan metode pencarian korban di dalam kapal.

Syafii mengatakan kemampuan manusia untuk menyelam juga harus mengikuti aturan keselamatan yang berlaku, terlebih ketika tim menghadapi kapal dalam posisi terbalik dengan ruang-ruang tertutup yang berpotensi menimbulkan bahaya apabila dilakukan pembukaan secara paksa.

“Begitu juga pada saat ada ruang-ruang di kapal yang kosong ini, kalau kita sampai memaksakan untuk masuk, apabila kita membuka misalkan salah satu sekat dari ruang kosong ini, di situ ada perubahan tekanan yang luar biasa, tentunya ini akan sangat membahayakan,” katanya.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi bahan koordinasi Basarnas untuk menentukan langkah operasi pada hari ketiga dengan melibatkan personel yang memiliki pengalaman dan pendidikan khusus dalam penanganan kondisi kapal tenggelam, sehingga setiap keputusan teknis tetap mengutamakan keselamatan penyelamat.

“Kita akan melaksanakan diskusi dan kita melibatkan personel-personel yang memang memiliki kemampuan, baik itu pengalaman atau pendidikan di kondisi-kondisi ini. Ini yang akan kita kembangkan,” ujar Syafii.

Basarnas bahkan mengkaji kemungkinan mengubah posisi KM Virgo Transport 8 dari kondisi tengkurap menjadi posisi yang lebih memungkinkan untuk mendukung pencarian di bagian dalam kapal, namun opsi tersebut masih menjadi bagian dari pembahasan teknis dengan mempertimbangkan berbagai risiko operasi.

Hingga Senin (14/9) pukul 22.00 Wita, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang.

Dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban dalam keadaan meninggal dunia (jasad sudah diserahterimakan ke pihak keluarga).

Kemudian korban meninggal yang kedua dievakuasi di Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru dan telah diserahkan ke Tim DVI Mabes Polri untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Megapolitan
Konjungsi dan Okultasi Venu...

Aksi Damai Digelar Serikat Petani Indonesia

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Aksi Damai Digelar Serikat ...

Perkembangan Operasi SAR KMP Virgo Transport 8

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Perkembangan Operasi SAR KM...
Ekonomi
SPBU Modular Dibuka untuk M...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.