Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

‘Water Bombing’ Tekan Karhutla di Sekitar Nusantara

📅 Senin, 07 Sep 2026, 03:27 WIB | Oleh:
‘Water Bombing’ Tekan Karhutla di Sekitar Nusantara Doc: Antara
Ket. Helikopter Karakal yang digunakan dalam operasi berasal dari Skadron Udara 8 TNI Angkatan Udara. Pesawat H225M Caracal itu diperbantukan ke Lanud Dhomber Balikpapan untuk mendukung water bombing di lima titik prioritas sekitar IKN.

Penajam paser utara - Operasi pembasahan udara melalui pengeboman air (water bombing) yang dilakukan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan TNI Angkatan Udara berhasil mengurangi titik panas di sejumlah area penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi Danis H Sumadilaga di Penajam, Sabtu (5/9), mengatakan operasi tersebut digelar setelah pemantauan udara dan laporan lapangan menunjukkan adanya peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan penyangga IKN. “Otorita IKN bersama BNPB dan TNI AU mulai melakukan pengeboman air untuk menangani karhutla di sekitar kawasan IKN pada Sabtu,” katanya.

Dalam operasi tersebut, TNI AU menyiagakan satu unit Helikopter Caracal H225M yang berbasis di Pangkalan Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan. Helikopter itu memiliki kapasitas angkut bambi bucket hingga dua ton atau sekitar 2.000 liter air dalam sekali terbang.

Sepanjang Sabtu, helikopter melakukan 10 kali pengeboman air dalam dua kali penerbangan (sortie). Pasokan air diambil dari Danau Merdeka serta sejumlah bekas galian tambang yang berada di sekitar lokasi sasaran. “Operasi ini selain untuk memadamkan titik api (hotspot), sekaligus membasahi area yang berpotensi terbakar,” ujar Danis.

Menurut dia, pembasahan lahan (wetting) menjadi langkah penting untuk menekan risiko perambatan api, terutama di tengah kondisi arah angin yang berubah-ubah.

Penentuan lokasi pembasahan dilakukan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta pembaruan koordinat dari tim di lapangan.

Kapten Penerbang Caracal H225M TNI AU Arief Rahmanto mengatakan koordinasi antara tim darat dan udara menjadi kunci ketepatan sasaran dalam operasi tersebut. “Kerja sama ini sangat memuaskan. Tim dari darat terus memberikan pembaruan titik koordinat sehingga kami yang berada di udara dapat melakukan pemadaman secara akurat,” katanya.

Pembasahan Udara

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna A. Safitri mengatakan terdapat lima lokasi di kawasan penyangga IKN yang menjadi sasaran pembasahan udara.

Lokasi pertama berada di kawasan Bukit Tengkorak yang masuk wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto. Sasaran berikutnya berada di sepanjang kawasan Bukit Merdeka hingga Teluk Dalam di poros Samarinda-Balikpapan.

Pembasahan juga diarahkan ke wilayah Wonotirto menuju Tanjung Harapan yang merupakan kawasan rawa gambut dan saat ini dalam kondisi mengering.

OIKN bersama BMKG juga terus melakukan pemantauan intensif melalui satelit untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. Ant/and

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Penonton Konser The Weeknd ...
Daerah
Sulsel Dorong Toraja Utara ...
Advertisement
India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.