Sembilan Orang Terinfeksi Virus West Nile di Belanda, Satu Meninggal

Jumat, 04 Sep 2026, 14:44 WIB

DEN HAAG - Sembilan orang di Belanda terinfeksi virus West Nile, termasuk satu orang yang meninggal dunia, menurut otoritas kesehatan negara tersebut, Kamis (3/9).

Institut Nasional Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Belanda (RIVM) menyatakan bahwa salah satu infeksi tersebut teridentifikasi pada seorang pendonor darah, sedangkan infeksi lainnya dikonfirmasi pada pasien yang dirawat di rumah sakit karena mengalami gejala.

Ket. Foto: Saat ini, belum ada vaksin yang tersedia untuk mencegah infeksi virus West Nile pada manusia; namun, bisa gigitan nyamuk bisa dicegah dengan beberapa metode — Sumber: emedicinehealth.com

Infeksi tersebut disebabkan oleh gigitan nyamuk yang terinfeksi.

"Para dokter, dokter hewan, ahli virologi, ahli epidemiologi, dan ahli ekologi bekerja sama secara erat untuk memantau perkembangan dan penyebaran virus West Nile serta mengambil langkah-langkah yang tepat," kata RIVM dalam sebuah pernyataan.

RIVM melaporkan bulan lalu bahwa seorang warga yang tertular virus tersebut secara lokal di Belanda telah meninggal dunia.

Menurut RIVM, virus West Nile secara alami beredar di antara burung-burung dan dapat ditularkan kepada manusia serta mamalia lainnya melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi.

RIVM menyebutkan bahwa sekitar 80 persen kasus infeksi tidak menunjukkan gejala, sekitar 19 persen menyebabkan gejala mirip flu, dan sekitar 1 persen berkembang menjadi penyakit lebih serius yang melibatkan gejala neurologis.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.