Bahaya Cuaca Panas Mengintai GP Italia, F1 Wajibkan Sistem Pendingin Pembalap

Jumat, 04 Sep 2026, 07:00 WIB

MONZA, ITALIA — Formula 1 menetapkan status bahaya panas (heat hazard) untuk Grand Prix Italia di Sirkuit Monza akhir pekan ini. Ini menjadi kali kedua pada musim 2026 otoritas F1 mengambil langkah khusus untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem.

Direktur Balapan F1, Rui Marques, mengatakan suhu udara diperkirakan menembus 31 derajat Celsius (88 derajat Fahrenheit) selama berlangsungnya rangkaian balapan.

Ket. Foto: Ilustrasi balapan Formula 1 di Sirkuit Monza. — Sumber: Formula 1

Status serupa sebelumnya diberlakukan pada Grand Prix Austria, Juni lalu.

Deklarasi bahaya panas membuat seluruh tim F1 diwajibkan memasang perangkat pendingin bagi pembalap. Salah satu opsi yang dapat digunakan adalah rompi berpendingin cairan (liquid-cooled vest) yang dirancang untuk membantu menjaga suhu tubuh pembalap selama berada di dalam kokpit.

Namun, pembalap tidak diwajibkan mengenakan perangkat tersebut. Mereka memiliki pilihan untuk tidak menggunakannya dengan konsekuensi menerima penalti ballast sebagai gantinya.

Pemasangan perangkat pendingin juga berdampak pada regulasi bobot mobil. Bobot minimum mobil akan dinaikkan untuk mengakomodasi perangkat tambahan yang dibutuhkan.

Keputusan tersebut menjadi perhatian penting mengingat karakteristik Monza yang dikenal sebagai salah satu sirkuit tercepat dalam kalender F1. Kombinasi suhu tinggi dan aktivitas fisik pembalap selama balapan dapat meningkatkan risiko kelelahan serta dehidrasi.

GP Italia pada hari Minggu (6/9) menjadi seri ke-13 dalam kalender Kejuaraan Dunia F1 musim ini.

Balapan di Monza juga memiliki arti khusus bagi pembalap Mercedes berusia 20 tahun, Kimi Antonelli, yang datang sebagai pemuncak klasemen untuk menjalani balapan kandangnya.

Dengan kondisi panas yang diperkirakan cukup ekstrem, perhatian tidak hanya tertuju pada persaingan di lintasan, tetapi juga pada kemampuan para pembalap menjaga kondisi fisik sepanjang balapan.

Pemberlakuan status heat hazard menjadi bagian dari upaya F1 meningkatkan perlindungan terhadap pembalap di tengah kondisi cuaca yang semakin menantang dalam kalender kompetisi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.