Sabalenka dan Alcaraz Belum Terbendung

Jumat, 04 Sep 2026, 07:09 WIB

NEW YORK – Dua petenis unggulan, Aryna Sabalenka dan Carlos Alcaraz me­lanjutkan langkah di US Open 2026 dengan cara berbeda, tetapi sama-sama meyakinkan. Sabalenka tampil dominan sejak awal. Sedangkan Alcaraz sempat kehilangan set pembuka sebelum bangkit dan mengamankan tiket ke babak ketiga.

Sabalenka selanjutnya menghadapi petenis Uzbe­kis­tan Kamilla Rakhimova. Sedangkan Alcaraz bersiap melanjutkan perjuangannya dalam turnamen Grand Slam pertamanya setelah absen panjang akibat cedera pergelangan tangan.

Ket. Foto: Petenis Belarus Aryna Sabalenka mengembalikan bola saat menghadapi petenis Rusia Polina Iatcenko dalam pertandingan putaran kedua nomor tunggal putri pada hari keempat turnamen tenis US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York City, 2 September 2026. — Sumber: CHARLY TRIBALLEAU / AFP

Sabalenka, juara bertahan dua kali, tampil mengesankan saat menundukkan petenis kualifikasi asal Russia, Polina Iatcenko, 6-1, 6-1 hanya dalam 53 menit di Arthur Ashe Stadium. Unggulan pertama itu mencetak 24 winner dan nyaris tak memberikan kesempatan kepada lawannya untuk berkembang.

Kemenangan tersebut sekaligus menjaga ambisi Sabalenka memburu gelar US Open ketiga secara beruntun. Namun, di tengah penampilan gemilang itu, petenis Belarusia tersebut sempat dibuat kesal oleh pertanyaan mengenai aktivitas di luar lapangan yang disebut berkaitan dengan “pesta dan bersenang-senang” selama penyelenggaraan US Open.

“Kalian seperti lelucon. Pesta, bersenang-senang... mengapa kalian mengatakan itu? Mengapa kalian berpikir seperti itu?” ujar Sabalenka. Dia menegaskan, sejumlah penampilan bersama sponsor dan aktivitas promosi tidak mengganggu persiapannya menghadapi Grand Slam. “Hanya karena saya mengunggah beberapa kegiatan bersama merek, kalian mengira saya berpesta dan tidak berlatih?” ujarnya.

Sabalenka mengaku kini jauh lebih kuat secara mental dibandingkan pertengahan musim. Dia juga merasa kondisi fisiknya semakin baik setelah melewati periode sulit tanpa gelar sejak memenangkan Miami Open pada bulan Maret. “Saya merasa berada pada level permainan dan ingin membawa fokus yang tepat dalam setiap pertandingan,” tandasnya.

Sementara itu, Alcaraz harus bekerja lebih keras untuk memastikan tempat di babak ketiga. Unggulan kedua asal Spanyol itu kehilangan set pertama ketika menghadapi petenis Portugal peringkat 72 dunia, Jaime Faria. Namun, setelah tertinggal 4-6, Alcaraz mengubah tempo permainan dan menyapu tiga set berikutnya untuk menang 4-6, 6-0, 6-3, 6-2.

Alcaraz, yang meraih gelar Grand Slam ketujuh di Australian Open pada bulan Januari, baru kembali tampil di turnamen besar setelah cedera pergelangan tangan membuatnya menepi selama empat bulan. Cedera tersebut memaksanya melewatkan Roland Garros dan Wimbledon.

Menghadapi Fa­ria, Alcaraz sempat kehilangan konsentrasi setelah gagal memanfaatkan peluang break di awal pertan­dingan, tapi akhirnya menang. ben/AFP/G-1 

  • US Open 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.