Alcaraz Soroti Jadwal Padat, Khawatir Cedera Makin Menghantui Pemain Tenis

Jumat, 04 Sep 2026, 00:10 WIB

NEW YORK – Carlos Alcaraz berencana mengurangi jumlah turnamen yang diikutinya pada masa mendatang. Petenis Spanyol itu menilai kalender tenis yang semakin padat dan “mustahil” menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko cedera di kalangan pemain.

Pernyataan tersebut disampaikan Alcaraz setelah memastikan langkah ke babak ketiga US Open 2026. Juara bertahan US Open itu mengalahkan petenis Portugal, Jaime Faria, dalam pertandingan empat set di Arthur Ashe Stadium, Kamis (3/9).

Ket. Foto: Carlos Alcaraz. — Sumber: ATP

Alcaraz sempat kehilangan set pertama sebelum bangkit dan mengalahkan Faria yang menempati peringkat 72 dunia dengan skor 4-6, 6-0, 6-3, 6-2 dalam waktu 2 jam 40 menit.

Kemenangan itu menjadi langkah positif bagi Alcaraz yang baru kembali ke kompetisi setelah menepi selama empat bulan akibat cedera pergelangan tangan. Meski tidak ingin mengalami masa istirahat sepanjang itu, juara tujuh Grand Slam tersebut mengatakan dirinya justru akan mulai menjadwalkan jeda secara rutin.

“Jelas saya tidak ingin mengalami jeda ini karena cedera. Namun, ke depan saya akan mengambil beberapa jeda, bahkan jeda yang cukup panjang,” kata Alcaraz.

“Mungkin bukan empat bulan, tetapi satu atau dua bulan, dengan melewatkan beberapa turnamen, karena tidak mungkin memainkan semuanya.”

Alcaraz menilai bertambahnya turnamen-turnamen penting membuat para pemain menghadapi tuntutan jadwal yang semakin berat. Menurutnya, situasi tersebut tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga meningkatkan risiko cedera.

“Saya pikir mereka menambahkan lebih banyak turnamen penting. Dalam satu hal, mereka membuat kami harus bermain. Memang Anda bisa mengatakan tidak,” ujar Alcaraz.

“Tetapi ini menjadi sesuatu yang mustahil. Kami melihat banyak pemain mengalami cedera, banyak pemain kelelahan. Jika tidak ada yang dilakukan untuk mengatasinya, kita akan melihat lebih banyak cedera di masa depan.”

Alcaraz mengakui keputusan untuk beristirahat selama empat bulan musim ini bukan sesuatu yang ideal. Namun, pengalaman tersebut membuatnya semakin yakin bahwa istirahat harus menjadi bagian dari pengelolaan kariernya.

“Bagi saya, mengambil jeda karena cedera tentu bukan sesuatu yang bagus. Tetapi yang bisa saya katakan adalah saya pasti akan mengambil beberapa jeda dan melewatkan beberapa turnamen pada masa mendatang.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.