Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Review 'Samakdo': Horor Sekte dengan Atmosfer Mencekam, tapi Klimaksnya Mengecewakan

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 00:01 WIB | Oleh:

Ini yang membuat klimaksnya terasa kurang memuaskan.

Beberapa penonton juga menyoroti bagaimana sejumlah misteri dan motif pada bagian akhir diselesaikan dengan cepat. Ada kesan bahwa film memiliki banyak kartu untuk dimainkan, tetapi tidak semuanya dikeluarkan dengan cara yang meyakinkan.

Padahal, Samakdo sebenarnya punya modal visual dan atmosfer yang cukup bagus.

Penggambaran desa yang tertutup, ruang-ruang ritual, suasana gelap, serta penggunaan suara dalam beberapa adegan berhasil menciptakan rasa tidak nyaman. Film juga cukup memahami bahwa horor tidak selalu membutuhkan jump scare. Ketika masyarakat desa terlihat menyimpan sesuatu dan ritual mulai mengambil alih ruang cerita, film mampu menciptakan ketegangan melalui suasana.

Elemen okultisme dan folk horror-nya juga menjadi nilai tambah. Gagasan tentang kepercayaan yang diwariskan, sekte yang bertahan secara tersembunyi, serta bagaimana masyarakat dapat terperangkap dalam keyakinan tertentu memberikan lapisan yang lebih menarik daripada sekadar cerita tentang makhluk jahat. Film memang mencoba menyentuh persoalan kepercayaan buta dan ekstremisme, meskipun gagasan tersebut belum dikembangkan secara maksimal.

Di sinilah Samakdo terasa seperti film yang hampir menemukan bentuk terbaiknya, tetapi berhenti sedikit terlalu cepat.

Ia memiliki atmosfer. Ia memiliki premis. Ia memiliki beberapa adegan horor yang efektif. Bahkan konsep investigasi jurnalistik yang berhadapan dengan sekte misterius cukup menarik untuk dikembangkan menjadi cerita yang lebih kompleks.

Namun, film membutuhkan penulisan yang lebih disiplin.

Jika beberapa karakter diperdalam, mitologi sekte dijelaskan secara lebih terukur, dan konflik akhirnya diberi ruang lebih panjang, Samakdo berpotensi menjadi horor okultisme Korea yang jauh lebih kuat.

Pada akhirnya, Samakdo bukan film yang gagal total, tetapi juga belum menjadi film horor yang mampu memaksimalkan potensinya. Ia lebih menarik ketika membangun misteri daripada ketika harus menjelaskan misteri tersebut. Atmosfernya bekerja, premisnya menjanjikan, tetapi struktur cerita dan penyelesaian konfliknya membuat pengalaman menonton terasa tidak seimbang.

Bagi penggemar horor Korea bertema sekte, ritual, desa terpencil, dan misteri supernatural, film ini masih layak dicoba. Namun, penonton yang mengharapkan misteri dengan jawaban yang rapi dan pembangunan cerita sekuat premisnya kemungkinan akan merasa Samakdo meninggalkan terlalu banyak hal yang belum selesai.

Rating: 5,5/10.

Bukan karena film ini tidak punya sesuatu untuk ditawarkan, melainkan karena potensi besarnya justru membuat kekurangannya terasa semakin jelas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
Luar Negeri
Hadapi Kemarau Ekstrem, Pet...

BMKG Prediksi Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Prediksi Awal Musim Hu...
Nasional
BMKG Ungkap Puncak Musim Hu...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.