Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Suplai Air Dilakukan 24 Jam
Rabu, 26 Agu 2026, 14:58 WIBBANJARBARU - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menyuplai air selama 24 jam untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) daerah prioritas di kawasan Hutan Lindung Liang Anggang dan Guntung Damar, Banjarbaru.
Kepala Dinas PUPR Kalsel M Yasin Toyib mengatakan pihaknya berperan sebagai penyuplai air untuk mendukung pembasahan di dua wilayah operasi tersebut, dengan dukungan peralatan pompa yang disiapkan untuk menjaga keberlangsungan penanganan karhutla di lokasi prioritas.
âKami dari Dinas PUPR dalam hal ini sebagai penyuplai air fokus untuk pembasahan di dua lokasi tersebut,â ujarnya di Posko Karhutla Hutan Lindung Liang Anggang, Banjarbaru, Rabu (26/8).
Untuk mendukung pembasahan di kawasan hutan lindung, Dinas PUPR Kalsel menyiapkan satu pompa berukuran delapan inci dan sekitar 15 pompa dumping berukuran empat inci yang digunakan untuk mendukung distribusi air selama kegiatan penanganan karhutla.
Ia menjelaskan seluruh peralatan tersebut dioperasikan selama 24 jam sehingga diperlukan rotasi penggunaan untuk menjaga kondisi dan performa pompa tetap optimal, sekaligus memastikan dukungan pembasahan di kawasan hutan lindung secara berkelanjutan.
âKarena ini sifatnya pekerjaan 1Ã24 jam, jadi harus dirotasi supaya alat ini tetap prima untuk pembasahan di kawasan hutan lindung,â ujarnya.
Untuk penanganan karhutla di kawasan Guntung Damar, suplai air diarahkan ke Embung Jokowi yang dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembasahan oleh tim darat serta menyediakan sumber air bagi operasi pemadaman dari udara.
Ia menyebutkan pasokan air menuju Embung Jokowi berasal dari jaringan irigasi di Cidayalus, dengan pompa pendorong berkapasitas 250 liter per detik yang disiapkan Balai Wilayah Sungai (BWS), sedangkan Dinas PUPR Kalsel melakukan perbaikan saluran untuk mempercepat pengaliran air menuju embung.
Yasin mengatakan Embung Jokowi juga dapat dimanfaatkan tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengambil air menggunakan helikopter dalam operasi helikopter pengebom air, khususnya membantu pembasahan lokasi yang sulit dijangkau atau tidak dapat ditangani langsung tim darat.
âDi Embung Jokowi selain untuk pembasahan di Guntung Damar, dapat juga digunakan tim dari BNPB, dalam hal ini helikopter, untuk pengambilan air buat pembasahan di lokasi-lokasi yang tim darat tidak bisa melaksanakan pemadaman,â ucapnya.
Dinas PUPR Kalsel menegaskan dukungan penyediaan air tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas instansi dalam penanganan karhutla di Kalimantan Selatan, sekaligus memastikan ketersediaan air untuk mendukung operasi pembasahan dan pemadaman secara berkelanjutan di lokasi prioritas.
- Kalsel
- Penanganan Karhutla
- Suplai Air
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pemprov Babel Prioritaskan IPR bagi Warga Desa di Kawasan Tambang Rakyat, Dorong Kesejahteraan Masyarakat.
-
Kaum Muda Kukar Diberi Pelatihan agar Siap Kerja supaya Menekan Pengangguran
-
Menperin Lepas 2.361 Lulusan SMK Serentak, Mayoritas Terserap di Industri dan Berwirausaha
-
Empat Wisatawan Satu Keluarga Ditemukan Meninggal saat Berkemah di Kledung, Temanggung
-
Hujan Deras Lumpuhkan Pakistan, 7 Orang Tewas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.