Tarif LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Masih Rp5.000 hingga Oktober

Selasa, 25 Agu 2026, 18:15 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai sebesar Rp5.000 selama masa awal pengoperasian. Tarif tersebut berlaku hingga Oktober 2026, sebelum pemerintah menetapkan skema tarif berikutnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tarif flat Rp5.000 masih akan diberlakukan ketika jalur baru tersebut mulai melayani masyarakat. Pemprov DKI akan mengevaluasi tarif yang tepat untuk diterapkan setelah masa awal operasional berakhir.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai sebesar Rp5.000 selama masa awal pengoperasian. Tarif tersebut berlaku hingga Oktober 2026, sebelum pemerintah menetapkan skema tarif berikutnya. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

"Jadi untuk sementara sampai dengan Oktober nanti tarifnya masih menggunakan tarif flat yang ada sekarang ini Rp5.000 per transportasinya," ujar Pramono saat meninjau kesiapan akhir LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, Senin (24/8/2026).

Pramono mengatakan pembahasan mengenai tarif baru akan dilakukan bersama pihak terkait. Keputusan mengenai besaran tarif LRT Jakarta secara keseluruhan ditargetkan dapat ditetapkan pada Oktober mendatang.

"Mudah-mudahan bulan Oktober sudah bisa diputuskan berapa tarif yang akan diberlakukan di LRT Jakarta secara keseluruhan yang akan kita atur bersama-sama," katanya.

Pemprov DKI juga mempertimbangkan pemberian tarif khusus selama periode awal operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. Namun, Pramono belum membeberkan bentuk maupun besaran potongan tarif yang kemungkinan diberikan kepada masyarakat.

"Ada kemungkinan angkanya nanti kita memberikan kado sesuatulah, tapi nanti kami putuskan," ujarnya.

Selain tarif reguler Rp5.000, Pemprov DKI memastikan 15 golongan masyarakat tetap memperoleh layanan transportasi publik secara gratis. Kebijakan tersebut juga berlaku untuk perjalanan menggunakan LRT Jakarta.

Pramono mengatakan kebijakan transportasi gratis bagi 15 golongan tersebut telah diterapkan dalam tahap uji coba. Pemerintah akan mempertahankan fasilitas tersebut saat LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai mulai beroperasi.

"Tadi dalam uji coba kami juga sudah mengajak 15 golongan yang akan digratiskan. Dan untuk itu akan kita berlakukan sama," kata Pramono.

Jalur LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai membentang sepanjang 12,2 kilometer dengan total 11 stasiun. Kehadiran jalur tersebut diharapkan dapat memperluas konektivitas transportasi umum sekaligus memberikan alternatif perjalanan bagi warga Jakarta.

Menurut Pramono, pembangunan jalur LRT tersebut telah rampung sepenuhnya. Infrastruktur rel dan jalur layang telah selesai, sementara tahapan berikutnya tinggal menunggu proses pengujian oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.

Pada masa awal pengoperasian, jumlah pengguna LRT Jakarta diproyeksikan berada di kisaran 60.000 hingga 80.000 penumpang. Pemerintah berharap layanan tersebut dapat mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik dalam melakukan perjalanan di Jakarta.

LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan pada Rabu (26/8/2026). Namun, waktu pelaksanaan peresmian masih menyesuaikan agenda Presiden Prabowo Subianto.

Pramono menjelaskan Presiden Prabowo saat ini tengah menangani sejumlah persoalan bencana, termasuk gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kebakaran hutan di Kalimantan. Oleh karena itu, jadwal peresmian LRT akan disesuaikan dengan ketersediaan waktu Presiden.

"Waktunya tentunya mengikuti waktu Bapak Presiden Prabowo Subianto apakah pagi ataupun sore ataupun hari lain karena memang sekarang ini beliau sedang melakukan penanganan berkaitan dengan kebakaran hutan dan juga gempa yang ada di NTT," tutur Pramono.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.