Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Duka, Sineas Imam Tantowi Meninggal Dunia pada Usia 80 Tahun

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 08:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Duka, Sineas Imam Tantowi Meninggal Dunia pada Usia 80 Tahun Doc: Instagram @festivalfilmid)
Ket. Foto tokoh perfilman nasional Imam Tantowi yang diunggah di akun Instagram penyelenggara Festival Film Indonesia.

JAKARTA - Sineas Imam Tantowi pada Jumat petang meninggal dunia pada usia 80 tahun menurut keterangan Humas Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Evry Joe.

"Telah berpulang, meninggal dunia, Bapak Imam Tantowi. Beliau adalah sutradara besar kita, berpulang pada sore ini di usia 80 tahun," kata Evry dalam rekaman suara yang diterima di Jakarta pada Jumat malam.

Menurut dia, jenazah almarhum Imam Tantowi saat ini disemayamkan di rumah duka di daerah Karawaci, Tangerang, Banten.

"Saya pribadi mengucapkan selamat jalan Mas Imam. Semoga karya-karyamu menjadi pembelajaran untuk sineas-sineas muda dan menjadi amal di dunia dan akhirat," katanya.

Imam Tantowi tercatat lahir di Tegal pada 13 Agustus 1946. Dia memulai karier dari panggung teater sandiwara pada tahun 1960-an.

Menurut informasi yang dipublikasikan di situs web Indonesian Film Center, Imam Tantowi terlibat dalam penggarapan banyak film sebagai penata artistik, penulis skenario, dan sutradara sejak tahun 1970-an.

Dia merupakan penulis naskah film seperti "Pengabdi Setan" (2017), "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (2013), dan "Ketika Cinta Bertasbih (2009) serta sutradara dan penulis skenario film seperti "Tujuh Manusia Harimau" (1986), "Saur Sepuh III" (1989) dan "Saur Sepuh IV" (1991).

Iman Tantowi mendapat Piala Citra untuk Penulis Cerita Asli Terbaik dalam Festival Film Indonesia tahun 1989 berkat film "Si Badung" dan menerima Piala Citra untuk Sutradara Terbaik dalam FFI tahun 1991 berkat film "Soerabaia 45."

Dia juga mendapatkan penghargaan sebagai penulis cerita asli terbaik dalam Festival Sinetron Indonesia 1994, 1995, dan 1996 berkat sinetron "Madu Racun dan Anak Singkong", "Jejak Sang Guru", dan "Suami-Suami Takut Isteri."

Selain itu dia menulis cerita "Bang Jagur dan Maha Kasih" dengan episode populer yang berjudul "Tukang Bubur Naik Haji."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter
    Preview komentar:
    Program diskon kemerdekaan yang diluncurkan oleh Pertamina ini ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.