Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Bidik Investasi Rp12 Triliun hingga Akhir 2026

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 15:23 WIB | Oleh:

Upaya peningkatan kualitas pelayanan tersebut juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Pada 12 Agustus 2026, DPMPTSP Kota Bandung menerima kunjungan tim penilai dari Kementerian Investasi.

Eric menyebut Kota Bandung masuk dalam nominasi enam kota terbaik se-Indonesia untuk kategori pelayanan terpadu satu pintu.

“Alhamdulillah, Kota Bandung masuk nominasi enam kota se-Indonesia terbaik untuk pelayanan terpadu satu pintu,” kata dia.

Dari sisi sektor usaha, Eric mengungkapkan terdapat perkembangan menarik dalam realisasi investasi semester I 2026. Salah satu sektor PMDN yang mulai kembali menunjukkan pertumbuhan adalah real estate.

“Hal yang cukup mengejutkan, ternyata di semester I ini salah satu sektor PMDN yang mulai trennya kembali menggeliat adalah real estate,” ujar dia.

Menurut dia, geliat sektor tersebut menjadi sinyal positif bagi aktivitas ekonomi Kota Bandung. Pemerintah berharap tren itu terus berlanjut seiring dengan berbagai inovasi dan percepatan pelayanan perizinan yang dilakukan Pemkot Bandung.

“Dengan berbagai inovasi dan juga percepatan pelayanan terpadu kita, ke depannya tren ekonomi Kota Bandung bisa lebih baik lagi,” tutur Eric.

Reaktivasi Bandara

Eric juga menilai kembali aktifnya penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung dapat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.

Menurut dia, transportasi dan konektivitas menjadi salah satu pengungkit utama bagi aktivitas perekonomian. Kemudahan akses menuju Kota Bandung diharapkan membuat wisatawan, pelaku usaha, maupun investor semakin mudah datang dan beraktivitas.

“Transportasi dan sarana perhubungan menjadi salah satu trigger untuk peningkatan perekonomian di Kota Bandung,” kata dia.

Ia memperkirakan sejumlah sektor akan ikut merasakan dampak positif dari meningkatnya konektivitas udara, terutama sektor kuliner dan UMKM. “Sektor kuliner atau UMKM itu ikut menggeliat. Kedua, para investor juga akan lebih cepat, mudah datang, dan berkeliling ke Kota Bandung,” ujar dia.

Eric berharap status internasional Bandara Husein Sastranegara juga dapat membuka peluang lebih besar bagi masuknya penanaman modal asing (PMA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.