Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringatan 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Warga Malang Raya Doa Bersama dan Nyalakan Lilin

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 01:24 WIB | Oleh:
Peringatan 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Warga Malang Raya Doa Bersama dan Nyalakan Lilin Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Masyarakat berdoa di depan Gerbang 13 Stadion Kanjuruhan saat peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (1/10/2026).

MALANG - Masyarakat Malang Raya menggelar doa bersama dan penyalaan lilin di kawasan Stadion Kanjuruhan serta Alun-Alun Tugu Kota Malang untuk memperingati empat tahun Tragedi Kanjuruhan di kawasan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis. 

Sekretaris Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan (YKTK), Cholifatul Nur di Stadion Kanjuruhan, menyampaikan agenda doa bersama yang diselenggarakan ini menjadi bagian merawat ingatan seluruh masyarakat terhadap insiden kelam di stadion tersebut, pada 1 Oktober 2022.

"Kami mengupayakan terus terlaksana dan tidak dilupakan, karena ini untuk merawat ingatan bahwa ada kasus besar di Malang yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia," kata Cholifatul, Kamis (1/10).

Ia menyampaikan rangkaian acara dilaksanakan sejak siang hari dimulai dengan agenda khataman Al Quran dan berhenti sementara waktu saat berlangsungnya ibadah shalat maghrib.

Selepas itu, seluruh masyarakat yang hadir melantunkan shalawat dan dilanjutkan pelaksanaan tausiyah. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tak ada batasan terkait jumlah orang yang datang.

Melalui peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan, pihaknya pun tetap menyuarakan tuntutan terkait upaya penegakan keadilan. Kemudian, mengharapkan bahwa insiden tragis itu bisa dijadikan sebagai sebuah sejarah yang kuat.

"Forkompinda ikut, kami sengaja mengundang supaya mereka tahu bagaimana mengenal keluarga korban," katanya.

Sementara itu, salah satu keluarga korban bernama Minsai'in mengungkapkan masih terus menyimpan harapan terkait penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu.

"Yang kami tunggu adalah keadilan ditegakkan, siapapun itu orangnya dan apapun itu profesinya semua harus diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku di Indonesia," ucap dia.

Doa dari masyarakat tidak hanya menggema di Stadion Kanjuruhan, hal serupa sebelumnya juga dilaksanakan di Alun-Alun Tugu di Kota Malang pada sore hari.

Elemen masyarakat yang hadir melantunkan doa bagi 135 orang korban. Pada malam harinya, mereka juga menyalakan lilin di salah satu sudut kawasan sebagai simbol duka cita atas terjadinya tragedi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.