Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Upaya Memperkenalkan Seni Sketsa Lewat Pameran Sketsaloka

📅 Rabu, 07 Okt 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upaya Memperkenalkan Seni Sketsa Lewat Pameran Sketsaloka Doc: Antara
Ket. Pembina Indonesia Sketcher Makassar Zainal Beta pada Pameran Sketsaloka di Makassar.

Makassar - Indonesia Sketcher Makassar menampilkan 42 karya dari 19 sketser melalui pameran Sketsaloka sebagai upaya memperkenalkan sketsa, urban sketching, dan sketsa reportase kepada masyarakat luas.

Sebanyak 42 karya yang ditampilkan di Makassar, 3-10 Oktober tersebut merupakan hasil kurasi dari Donald Saluling, anggota Indonesia Sketcher Pusat yang juga lulusan Seni Rupa dan Desain Grafis Portland State University.

"Ada sekitar 70 karya yang masuk dan dikurasi menjadi 42 karya. Persiapan kegiatan ini telah kita lakukan sejak Juni 2026," ujar Pembina Indonesia Sketcher Makassar Zainal Beta di Makassar, Rabu.

Sketsaloka dirancang sebagai ruang bagi anggota Indonesia Sketcher Makassar untuk memamerkan karya sekaligus mengekspresikan sudut pandang mereka terhadap kehidupan kota.

Menurutnya, sketsa tidak hanya ditempatkan sebagai dasar seni rupa, tetapi juga sebagai karya seni yang dapat merekam kota dan berbagai peristiwa di dalamnya.

Zainal Beta mengapresiasi perkembangan komunitas sketsa di Makassar. Pelukis yang dikenal sebagai salah satu seniman legendaris Makassar tersebut mengatakan dirinya bangga melihat perkembangan komunitas seni, khususnya sketsa, di kota ini.

“Saya bangga, Indonesia Sketcher Makassar yang awalnya hanya beberapa orang kini sudah menjadi komunitas dengan lebih 300 anggota,” kata Zainal.

Ia berharap perkembangan komunitas tersebut dapat mendorong seni lukis, khususnya sketsa, semakin berkembang di Makassar dan Sulawesi Selatan.

Selain pameran, Sketsaloka juga dirancang dengan sejumlah kegiatan pendukung, antara lain sketsa bersama yang terbuka bagi masyarakat, artist talk, peluncuran buku bertema kopi karya penulis Makassar Rusdin Tompo, serta rencana penerbitan buku yang memuat karya-karya sketsa yang dipamerkan.

Indonesia Sketcher Makassar menargetkan kegiatan ini tidak berhenti sebagai pameran perdana. Sketsaloka direncanakan menjadi kegiatan tahunan yang dapat berkontribusi terhadap perkembangan sketsa dan seni rupa di Makassar dan Indonesia.

“Semoga ke depan dapat digelar kegiatan sejenis dengan format yang lebih menarik,” ujar Koordinator Indonesia Sketcher Makassar Shanti Yani Rahman.

Tema “Ngopi Roong” juga dipilih dengan melihat kopi sebagai bagian dari kehidupan, gaya hidup, dan kebudayaan masyarakat. Konsep tersebut kemudian dipertemukan dengan suasana warung kopi sebagai ruang sosial tempat masyarakat berinteraksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Nasional
Menko PM Dorong Nilai Tamba...

Gubernur New York Tetapkan Status Darurat Campak

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Gubernur New York Tetapkan ...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.