Kejutan Bodo/Glimt Kini Bidik Manchester City
📅 Kamis, 26 Feb 2026, 06:56 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: PIERO CRUCIATTI / AFP
PARIS - Kejutan besar tersaji di kompetisi antarklub tertinggi Eropa. Klub Norwegia, Bodo/Glimt, menorehkan salah satu hasil paling mencengangkan dalam sejarah modern Liga Champions usai menyingkirkan Inter Milan dengan kemenangan 2-1 di San Siro, Rabu (25/2) dini hari WIB. Wakil dari utara Lingkar Arktik itu melaju ke babak 16 besar dengan agregat telak 5-2.
Di babak berikutnya, mereka akan menghadapi Sporting CP atau Manchester City. Bodo/Glimt bukan lagi kuda hitam yang bisa dipandang sebelah mata. Kemenangan 3-1 atas City pada fase liga bulan lalu menjadi bukti bahwa klub Norwegia itu mampu mengejutkan raksasa. Mereka bermain berani, cepat dalam transisi, dan sangat efektif memanfaatkan kesalahan lawan. Disiplin lini belakang serta kecepatan sayap menjadi fondasi utama permainan tim asuhan Kjetil Knutsen.
Dari jalannya laga kontra Inter, datang dengan modal kemenangan 3-1 dalam laga leg pertama di Norwegia, Bodo/Glimt diprediksi bakal dihujani tekanan. Inter, tiga kali juara Eropa dan pemuncak Serie A dengan keunggulan 10 poin, diyakini mampu membalikkan keadaan di hadapan publik sendiri. Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Tim tamu tampil disiplin dan sabar. Setelah meredam gelombang serangan tuan rumah, mereka mematikan perlawanan di babak kedua. Jens Petter Hauge, mantan pemain AC Milan musim 2020-2021, membuka keunggulan jelang satu jam laga. Kesalahan Manuel Akanji memberi ruang bagi Ole Blomberg melepaskan tembakan awal yang ditepis, sebelum bola jatuh ke kaki Hauge untuk diselesaikan.
Hakon Evjen menggandakan skor sekaligus membawa agregat menjadi 5-1. Gol hiburan Alessandro Bastoni yang sempat melewati garis tak cukup menyelamatkan Inter dari kekecewaan. Bodo/Glimt pun menjadi klub Norwegia pertama sejak Rosenborg pada 1997 yang mampu melangkah sejauh ini di kompetisi elite Eropa.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Bagi kami ini luar biasa. Semua tahu melawan Inter, tim yang sangat kuat dan finalis musim lalu, akan sangat sulit,” ujar Hauge. Keberhasilan ini kian impresif karena skuad asuhan Kjetil Knutsen tengah berada di masa jeda kompetisi domestik. Liga Norwegia berakhir akhir November dan baru dimulai lagi pertengahan Maret. Sementara itu, bagi Inter, kegagalan ini terasa pahit setelah musim lalu mencapai final sebelum dibantai 0-5 oleh Paris Saint-Germain.
Di Inggris, Newcastle United memastikan tiket 16 besar usai menundukkan Qarabag 3-2 di St James’ Park, menyempurnakan agregat 9-3. Sandro Tonali dan Joelinton mencetak gol cepat dalam enam menit pertama. Meski sempat ditekan lewat gol Camilo Duran dan Elvin Jafarguliyev, Newcastle tetap melaju dan berpotensi bertemu Chelsea atau Barcelona.
“Kami tampil fantastis dalam dua leg, meski malam ini terasa sedikit hampa,” ujar Eddie Howe. Sementara itu di Madrid, Atletico Madrid menundukkan Club Brugge 4-1 untuk lolos dengan agregat 7-4. Striker Norwegia Alexander Sorloth mencetak trigol, termasuk gol pembuka hasil umpan panjang kiper Jan Oblak. Diego Simeone menegaskan fokus timnya tetap pada laga yang baru usai. “Saya tidak memikirkan Liverpool atau Tottenham. Menikmati kemenangan hari ini jauh lebih penting,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari Jerman, Bayer Leverkusen melaju setelah bermain imbang 0-0 kontra Olympiacos, bermodal kemenangan 2-0 pada leg pertama. Ujian berat menanti sang juara Bundesliga 2024, dengan Arsenal atau Bayern Munich sebagai calon lawan berikutnya. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!