- Home
-
- Luar Negeri
-
- Iran Ajukan Beberapa Syara...
Iran Ajukan Beberapa Syarat ke AS untuk Membuka Selat Hormuz
Rabu, 12 Agu 2026, 11:57 WIBMOSKOW â Iran mengajukan beberapa syarat pembukaan kembali Selat Hormuz kepada Amerika Serikat (AS) melalui mediator, termasuk penghentian agresi dan pengembalian aset yang dibekukan, kata Sekretaris Dewan Keamanan Iran, Mohsen Rezaei pada Selasa (11/8).
"Amerika harus mengakhiri perang, mengembalikan aset Iran yang dibekukan, dan perang di seluruh kawasan, termasuk Lebanon dan Gaza, harus berakhir. Syarat-syarat ini beserta ketentuan lainnya telah disampaikan kepada mereka melalui mediator," kata Rezaei, sebagaimana dikutip penyiar Press TV.
Pada 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung sejak 28 Februari.
Namun, pada 8 Juli Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata yang telah mereka sepakati tidak berlaku lagi, dan sejak saat itu pasukan AS melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeklaim bahwa serangan-serangan itu sebagai tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Pasukan Iran kemudian melakukan balasan dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS yang berada di negara Timur Tengah.
Pada 12 Juli, Iran kembali mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga intervensi AS di kawasan tersebut berakhir, menyusul gelombang baru aksi saling serang antara pihak yang bertikai.
Keesokan harinya, Trump mengatakan AS akan menjadi "penjaga" Selat Hormuz dan memberlakukan kembali blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
- Amerika Serikat
- Iran
- selat hormuz
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.