Kalah Terus, Para Supporters Sleman Mulai Lemparkan Ultimatum ke Manajemen
Rabu, 30 Sep 2026, 10:32 WIBSLEMAN â Penampilan PSS selama tiga laga bukan hanya kalah terus, tapi tidak memperlihatkan pantas berada di kompetisi level tertinggi. Pelatih perlu dievaluasi.
Sebentar lagi memasuki laga usai jeda. Ada tiga pekan untuk berbenah selama jeda. Namun bila tak ada kemajuan usai jeda, para pendukung PSS mulai melontarkan ancaman kepada manajemen.
Suporter menuntut pelatih Pieter Huistra dihentikan dari jabatannya jika PSS kembali menderita kekalahan dari PSM, usai jeda.
Langkah tegas tersebut diambil pendukung Super Elang Jawa setelah tim kesayangan mereka gagal meraih poin sama sekali dari tiga pertandingan awal musim ini.
Lini Tengah
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mengatakan timnya tengah membenahi struktur permainan lini tengah dalam Super League musim ini.
PSS tengah dievaluasi dan menemukan formula permainan yang lebih sesuai dengan karakter pemainnya, kata Pieter dalam laman klub ini pada Selasa.
Â
Pada beberapa pertandingan awal Super League klub itu, Christophe Nduwarugira ditempatkan sebagai  gelandang bertahan dan  Cleberson sebagai bek tengah.
"Ketika tim sudah lebih stabil kemungkinan tidak lagi membutuhkan tambahan pemain bertahan di posisi tersebut," Â kata Pieter.
Dia melanjutkan, memainkan kedua pemain itu tidak ideal untuk jangka panjang karena dia ingin posisi gelandang bertahan kembali diisi oleh pemain yang cocok di posisi itu.
Pieter menilai Dion-Moussa, Dion -Diyar, Moussa-Diyar atau bersama Arda, Â memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan lini tengah PSS.
PSS Sleman juga memiliki tambahan opsi dengan kembalinya Fred.
PSS tengah berupaya bangkit setelah pada tiga laga sebelumnya kalah dari Bali United, Madura United dan Dewa United.
PSS akan menjamu PSM di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10) pukul 19.00 WIB.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Telkom Kumpulkan 760 Perusahaan Global di BATIC 2026, Bahas Autonomous AI
-
Alam Dijaga, Ekonomi Bergerak: Kayong Utara Perkuat Ekonomi Berbasis Konservasi
-
Borussia Dortmund Tak Sanggup Datangkan El Mala, Ini Kendalanya
-
Pelestarian Adat dan Budaya Keraton, Ada Potensi Ekraf di Dalamnya
-
Sedikit Lagi 7.000 Kasus, Ledakan Ebola di Kongo Belum Terbendung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.