Turki Bantah Aliansi Pertahanan Baru Tabrak Aturan NATO

Minggu, 09 Agu 2026, 18:52 WIB

ANKARA - Pemerintah Turki pada Sabtu (8/8) menepis klaim yang beredar di media sosial bahwa perjanjian pertahanan trilateral yang baru saja ditandatanganinya dengan Arab Saudi dan Pakistan bertentangan dengan Pasal 5 NATO.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform media sosial X, Pusat Pemberantasan Disinformasi yang bernaung di bawah Direktorat Komunikasi Turkiye menyebut tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar dan jelas merupakan upaya yang terkoordinasi untuk menciptakan persepsi yang keliru.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/MAAN AL-SHANAN/Getty Images

Pusat tersebut menyatakan bahwa perjanjian pertahanan itu tidak bertentangan dengan komitmen Turki terhadap NATO.

Pasal 5 NATO mengukuhkan prinsip pertahanan kolektif, yang menetapkan bahwa serangan bersenjata terhadap satu negara anggota akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Para pemimpin Arab Saudi, Turki, dan Pakistan berkumpul pada Jumat di Kota Makkah, Arab Saudi, dan menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah, yang menetapkan bahwa setiap serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara tersebut akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.