Kemenekraf Usul Kopi Pegunungan Dieng Jadi Tema Festival Tahun Depan
Minggu, 30 Agu 2026, 22:10 WIBBANJARNEGARA - Kementerian Ekonomi Kreatif mengusulkan Kopi Pegunungan Dieng menjadi tema Festival Kopi Dieng tahun depan. Tema tersebut diharapkan bersifat teknikal sekaligus promosional.
Direktur Musik Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Dr Mohammad Amin mengatakan tema yang lebih spesifik dapat membuat seluruh kegiatan festival mengarah pada Kopi Dieng.
âKalau bisa tahun depan boleh enggak temanya itu kopi pegunungan Dieng jadi sesuatu tema yang sifatnya teknikal dan promosional,â ujar Amin dalam IP Talks & Coffee di Festival Kopi Dieng 2026 yang disiarkan secara langsung YouTube DJKI Kemenkum, Sabtu (29/8).
Amin mengatakan tema umum dan humanis tetap baik untuk sebuah festival. Namun, menurutnya, tema yang lebih spesifik akan membuat berbagai kegiatan dalam festival memiliki arah yang sama.
âKalau seandainya temanya Festival Kopi Dieng maka seluruh kurasi-kurasi, all of semua apa yang ada dalam festival itu mengacu pada Festival Kopi Dieng,â kata dia.
Menurut Amin, kegiatan seperti talkshow, minum kopi bersama Bupati hingga street coffee dapat diarahkan pada tema tersebut. Dengan demikian, berbagai kegiatan yang digelar tetap bermuara pada Kopi Dieng.
Amin juga mengusulkan agar Kopi Dieng memiliki profil yang dapat digunakan sebagai materi promosi. Profil tersebut dapat dibawa dan ditampilkan ketika Bupati melakukan berbagai kegiatan di luar daerah.
âKalau seandainya profil dari festival dari kopi Dieng, bukan festivalnya tapi kopi Dieng, bagaimana dia kemudian disampaikan pada IG, indikasi geografis itu dibuatkan profilnya,â ujar dia.
Menurut Amin, profil tersebut dapat digunakan untuk memperkenalkan Kopi Dieng di berbagai tempat. Materi itu juga dapat diputar dalam kegiatan yang dilakukan pemerintah.
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Banjarnegara, Kristiano Hadi Pranoto, mengatakan Kopi Pegunungan Dieng menjadi salah satu produk yang dikembangkan dalam Festival Kopi Dieng. Pengembangan tersebut juga berkaitan dengan konsep Geographical Indication Tourism atau GI Tourism.
Dalam konsep tersebut, wisatawan tidak hanya diajak menikmati kopi. Wisatawan juga dapat mengenal proses kopi mulai dari penanaman, pengolahan, processing, roasting hingga menikmati hasilnya.
Festival Kopi Dieng 2026 menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kopi dan potensi ekonomi kreatif di kawasan Dieng. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara pelaku pariwisata, ekonomi kreatif dan pemerintah. ils/I-1
- Kemenekraf
- Festival Kopi Dieng
- Geographical Indication Tourism
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
BTS Absen di Grammy Awards 2027, Protes Kategori Baru Musik Asia
-
Keuskupan Agung Ende Desak Pemerintah Kaji Ulang Proyek Geothermal di Flores, Ajukan Judicial Review ke MA
-
Pogacar Masuk Jajaran Legenda Balap Sepeda Dunia
-
Mendunia! Pariwisata Gorontalo Utara Berhasil Menarik Minat Wisatawan Asing
-
Menekraf Minta Status UNESCO Media Arts Malang Dapat Buka Lapangan Kerja Inklusif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.