Tim SAR: Lima Selamat dan Satu Hilang Akibat Tabrakan Kapal di Kotabaru

Kamis, 18 Jun 2026, 16:42 WIB

BANJARMASIN -- Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap satu korban hilang akibat tabrakan kapal di perairan Desa Labuan Mas, Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, sementara lima korban lainnya selamat dan satu orang ditemukan meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) di Banjarmasin, Rabu, mengatakan korban yang masih dalam pencarian bernama Gilang (23), warga Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru.

Ket. Foto: Tim SAR gabungan menyisir perairan di lokasi kecelakaan kapal untuk mencari korban hilang di perairan Desa Labuan Mas, Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (17/6). — Sumber: ANTARA/HO-Kantor SAR Banjarmasin

Berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Banjarmasin, kecelakaan laut tersebut terjadi pada Selasa (16/6) sekitar pukul 09.00 Wita saat kapal parenggek ikan Mega Harapan yang membawa tujuh orang, terdiri atas satu kapten dan enam anak buah kapal (ABK), berlayar dari Pulau Samber Gelap menuju Desa Tanjung Serudung.

“Dalam perjalanan, kapal diduga bertabrakan dengan kapal penumpang di sekitar Perairan Desa Labuan Mas yang mengakibatkan seluruh penumpang kapal terdampak. Dari tujuh orang yang berada di atas kapal, lima orang berhasil selamat, satu orang meninggal dunia, dan satu orang lainnya hingga kini masih belum ditemukan,” ujarnya.

Putu mengatakan sekitar pukul 13.00 Wita pada hari kejadian, para korban selamat ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian sebelum dievakuasi ke Desa Labuan Mas. Nelayan setempat juga sempat melakukan pencarian terhadap korban hilang sebelum informasi diteruskan kepada Satpolair Polres Kotabaru dan dilaporkan ke Kantor SAR Banjarmasin.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Kotabaru mengerahkan lima personel tim rescue menggunakan Rigid Inflatable Boat menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan lainnya.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut terdiri atas personel Pos SAR Kotabaru, Lanal Kotabaru, Satpolair Polres Kotabaru, BPBD Kabupaten Kotabaru, serta nelayan setempat. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area yang diperkirakan menjadi arah hanyut korban.

“Pencarian dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian dan memperhitungkan kemungkinan pergerakan korban di perairan. Hingga saat ini satu korban masih dalam pencarian dan kami akan terus berupaya bersama seluruh unsur SAR gabungan hingga korban ditemukan,” kata Putu.

Ia mengatakan operasi pencarian didukung berbagai peralatan SAR, antara lain Rigid Inflatable Boat, peralatan penyelamatan di air, peralatan selam, perangkat komunikasi, serta sarana pendukung lainnya untuk memperluas jangkauan pencarian.

Dia menuturkan kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan cerah dan hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti yang menghambat jalannya operasi, sehingga seluruh unsur SAR dapat mengoptimalkan upaya pencarian terhadap korban yang masih hilang.

Basarnas Banjarmasin turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut agar selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di perairan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa memperhatikan faktor keselamatan pelayaran, menggunakan alat keselamatan yang memadai, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat di laut agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” ujar I Putu Sudayana.

Hingga Rabu sore, operasi SAR masih berlangsung dan Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan di sekitar Perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.