• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Bukan Sekadar Terkenal, Me...

Bukan Sekadar Terkenal, Merek Kini Dituntut Raih Kepercayaan Konsumen

Kamis, 30 Jul 2026, 18:25 WIB

JAKARTA — Kekuatan sebuah merek tidak lagi hanya diukur dari tingkat popularitas dan kinerja penjualan. Kepercayaan serta kedekatan emosional dengan konsumen dinilai semakin menentukan kemampuan sebuah merek untuk bertahan dalam persaingan bisnis.

Perspektif tersebut menjadi sorotan dalam penyelenggaraan Top Brand Award 2026 yang digelar Frontier bersama Majalah Marketing di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (29/7/2026).

Ket. Foto: Handi Irawan, Founder Top Brand & CEO Frontier, tengah memberikan seminar singkat tentang latar belakang riset yang dilakukan sebelum merek bisa meraih penghargaan ini pada ajang Top Brand Award 2026 yang digelar Frontier bersama Majalah Marketing di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (29/7). — Sumber: Majalah Marketing

Mengusung tema "Respectful Brand", penyelenggara menyoroti pentingnya membangun merek yang tidak hanya dikenal dan dipilih konsumen, tetapi juga mendapatkan kepercayaan serta penghargaan yang kuat dari pelanggan.

CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award Handi Irawan D. mengatakan, Top Brand Award tidak hanya dimaksudkan untuk memberikan apresiasi terhadap pencapaian sebuah merek, tetapi juga menjadi salah satu indikator untuk melihat keberlanjutan merek di masa mendatang.

"Top Brand Award bukan sekadar penghargaan atas pencapaian masa lalu, melainkan indikator keberlanjutan merek di masa depan. Merek yang mampu bertahan adalah brand yang tidak hanya dikenal, tetapi juga dipuja konsumennya," ujar Handi pada kesempatan itu.

Menurut dia, konsep Respectful Brand menggambarkan hubungan emosional yang kuat antara merek dan konsumennya. Hubungan tersebut dibangun melalui konsistensi dalam memberikan pengalaman kepada pelanggan, integritas dalam menjalankan bisnis, serta kemampuan menciptakan nilai yang relevan secara berkelanjutan.

"Respectful brand adalah tahap tertinggi dari perjalanan sebuah merek. Setelah sebuah merek dikenal, disukai, dan dipilih, tantangan berikutnya adalah direspek dan dipuja," tambahnya.

Handi menilai rasa percaya dan penghormatan konsumen terhadap sebuah merek tidak dapat dibangun hanya melalui iklan dan promosi. Kualitas produk, konsistensi, inovasi, serta keterlibatan dengan pelanggan menjadi faktor yang turut menentukan.

Survei di 15 Kota

Penerima Top Brand Award ditentukan berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan secara independen oleh Frontier. Survei tersebut dilaksanakan di 15 kota besar di Indonesia dengan menggunakan metode multistage area random sampling dan purposive sampling untuk merepresentasikan beragam segmen konsumen.

Pengukuran dilakukan melalui Top Brand Index (TBI), yang menggunakan tiga parameter utama, yaitu Top of Mind Awareness, Last Usage, dan Future Intention.

Sebuah merek dapat memperoleh predikat Top Brand apabila memiliki nilai TBI minimal 10 persen dan menempati posisi tiga besar dalam kategori yang diikutinya.

Pada 2026, survei Top Brand mencakup lebih dari 350 kategori produk dan layanan dari berbagai sektor industri. Survei tersebut telah dilakukan selama bertahun-tahun dan menjadi salah satu riset nasional yang digunakan untuk melihat kekuatan merek di pasar Indonesia.

Valuasi Merek Jadi Aset Strategis

Selain membahas hubungan antara merek dan konsumen, Top Brand Award 2026 turut menyoroti pentingnya valuasi merek sebagai bagian dari aset tidak berwujud (intangible asset) perusahaan.

Handi mengatakan, dalam perkembangan ekonomi modern, nilai sebuah perusahaan semakin dipengaruhi oleh kekuatan aset tidak berwujud, termasuk ekuitas merek.

Kekuatan merek dinilai dapat membantu perusahaan membangun keunggulan kompetitif sekaligus meningkatkan kepercayaan investor dan pelaku pasar.

Valuasi merek juga dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam sejumlah keputusan bisnis strategis. Beberapa di antaranya mencakup merger dan akuisisi, negosiasi lisensi, joint venture, hingga penyusunan strategi pengembangan merek.

Menurut Handi, terdapat lima pendekatan utama yang dapat digunakan untuk menghitung nilai sebuah merek, yakni Replacement Cost Method, Market-Based Approach, Price Premium Method, Income Split Method, dan Royalty Relief Method.

Pendekatan tersebut digunakan untuk melihat nilai ekonomi yang melekat pada sebuah merek dan kontribusinya terhadap bisnis.

The Purple Box Jadi Simbol Baru

Dalam penyelenggaraan Top Brand Award 2026, penyelenggara juga memperkenalkan The Purple Box sebagai simbol perjalanan dan pencapaian merek-merek yang dinilai berhasil membangun posisi kuat di Indonesia.

Konsep tersebut terinspirasi dari istilah red ocean, yang menggambarkan persaingan bisnis yang ketat, serta blue ocean, yang merepresentasikan inovasi dan penciptaan nilai baru.

The Purple Box tidak hanya diposisikan sebagai kemasan eksklusif, tetapi juga sebagai simbol dedikasi, konsistensi, dan komitmen yang dibangun sebuah merek selama bertahun-tahun.

Melalui simbol tersebut, Top Brand Award ingin menekankan bahwa keberhasilan sebuah merek tidak berhenti pada pencapaian posisi teratas di pasar. Merek juga dituntut mempertahankan kepercayaan pelanggan sekaligus beradaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen dan dinamika persaingan.

Tema Respectful Brand yang diangkat pada Top Brand Award 2026 pada akhirnya menempatkan kepercayaan konsumen sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun merek yang memiliki daya tahan jangka panjang.

Dengan demikian, merek yang kuat bukan hanya merek yang dikenal luas, tetapi juga mampu mempertahankan relevansi, membangun hubungan dengan konsumennya, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan.

  • brand
  • branding
  • Top Brand Award 2026
  • Respectful Brand
  • Top Brand
  • Frontier
  • Majalah MARKETING
  • merek Indonesia
  • kepercayaan konsumen
  • loyalitas konsumen
  • Top Brand Index
  • TBI
  • valuasi merek
  • ekuitas merek
  • aset tidak berwujud

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.