• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Praktik Keberlanjutan PTPN...

Praktik Keberlanjutan PTPN III Kantongi Dua Penghargaan Internasional

Jumat, 18 Sep 2026, 19:38 WIB

JAKARTA — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) meraih dua penghargaan dalam ajang ESG Business Awards 2026 yang berlangsung di Singapura, Kamis (17/9/2026). Penghargaan tersebut diberikan atas upaya perusahaan dalam memperkuat praktik keberlanjutan, khususnya dalam pengungkapan informasi karbon dan pemanfaatan energi terbarukan.

Dua penghargaan yang diraih PTPN III (Persero) adalah Carbon Disclosure Award dan Renewable Energy Adoption Award. Penghargaan tersebut diterima oleh Senior Vice President (SVP) Strategy & Corporate Performance Management PTPN III (Persero), Leonardo Alexander Renatus Pane.

Ket. Foto: Sesi foto usai pemberian penghargaan ESG Business Awards 2026 kepada PTPN III yang berlangsung di Singapura, Kamis (17/9/2026). Perusahaan ini meraih dua penghargaan ESG Business Awards 2026 di Singapura atas komitmen terhadap keterbukaan karbon dan pemanfaatan energi terbarukan. — Sumber: PTPN III

ESG Business Awards merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai memiliki komitmen dan pencapaian dalam penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG). Aspek yang menjadi perhatian dalam ajang ini mencakup upaya menghadapi perubahan iklim, konservasi sumber daya, tanggung jawab sosial, serta penerapan tata kelola perusahaan.

Bagi PTPN III, kedua penghargaan tersebut mencerminkan dua aspek penting dalam penguatan praktik keberlanjutan perusahaan, yaitu keterbukaan informasi terkait karbon dan adopsi energi terbarukan dalam kegiatan usaha.

Leonardo mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen seluruh insan PTPN dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memberikan dampak positif terhadap lingkungan di Indonesia.

“Merupakan suatu kehormatan besar bagi PTPN III (Persero), salah satu perusahaan perkebunan terbesar di dunia, untuk menerima dua penghargaan bergengsi,” ujar Leonardo melalui keterangannya pada hari Jumat (18/9).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Charlton Media Group dan ESGBusiness atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, pengakuan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan praktik bisnis yang bertanggung jawab.

“Pengakuan ini menginspirasi kami untuk terus melangkah lebih jauh, bertumbuh secara bertanggung jawab, dan menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” katanya.

Keberlanjutan sebagai Bagian dari Transformasi Bisnis

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menilai penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya perusahaan dalam menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai bagian dari transformasi bisnis perkebunan.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas upaya seluruh insan PTPN dalam memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan. Bagi kami, ESG bukan sesuatu yang berdiri sendiri, tetapi bagian dari transformasi perusahaan dan bagaimana bisnis perkebunan dikelola untuk menciptakan nilai dalam jangka panjang,” ujar Denaldy.

Menurut Denaldy, isu keberlanjutan memiliki keterkaitan erat dengan industri perkebunan yang bergantung pada pengelolaan sumber daya alam. Oleh karena itu, upaya menjaga lingkungan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan produktivitas dan kinerja bisnis.

Ia menjelaskan, pengelolaan karbon, efisiensi sumber daya, dan pemanfaatan energi terbarukan merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan usaha. Transformasi PTPN tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kinerja, tetapi juga memastikan pengelolaan usaha dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

“Ke depan, prinsip keberlanjutan akan terus kami integrasikan dalam operasional dan pengembangan bisnis PTPN Group,” ujarnya.

Penilaian Berbasis Inovasi dan Dampak

ESG Business Awards 2026 menilai perusahaan yang masuk dalam nominasi berdasarkan tiga aspek utama, yakni uniqueness and innovation, effectiveness and impact, serta dynamism.

Ketiga aspek tersebut mencakup penilaian terhadap keunikan dan inovasi yang dikembangkan perusahaan, efektivitas serta dampak dari inisiatif yang dijalankan, dan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Proses penjurian melibatkan sejumlah praktisi ESG dari perusahaan konsultan global. Para juri yang terlibat antara lain Bing Yi Lee dari PwC Singapore, Arina Kok dari Ernst & Young Consulting Sdn Bhd, Tanima Singh dari Kearney, Josette Soh dari Deloitte, dan Cherine Fok dari KPMG Singapore.

Perolehan dua penghargaan tersebut menambah pengakuan terhadap upaya PTPN III (Persero) dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dan keberlanjutan ke dalam transformasi bisnis perkebunan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.