Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apakah Orang Berambut Merah Akan Punah?

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 07:27 WIB | Oleh:

Di sinilah kesalahpahaman tentang "kepunahan" rambut merah sering terjadi. Seseorang yang hanya membawa satu salinan varian gen tersebut (carrier) mungkin tidak memiliki rambut merah. Rambutnya bisa saja hitam, cokelat, atau pirang. Namun, orang tersebut tetap membawa varian gen tersebut dan dapat mewariskannya kepada keturunannya.

Dengan demikian, gen yang berkaitan dengan rambut merah dapat bersembunyi di dalam populasi selama beberapa generasi tanpa terlihat secara langsung. Orang berambut hitam, cokelat, atau pirang sekalipun bisa saja menjadi pembawa varian gen yang berhubungan dengan rambut merah. Inilah yang membuat sifat resesif dapat bertahan dalam suatu populasi.

Bagaimana Sifat Langka Bisa Bertahan?

Bayangkan sebuah populasi memiliki sejumlah besar orang yang membawa varian gen tertentu, tetapi hanya sebagian kecil yang benar-benar menunjukkan ciri fisiknya. Selama dua orang pembawa (carrier) bertemu dan memiliki anak, terdapat peluang sebesar 25% bagi anak mereka untuk menerima salinan varian tersebut dari kedua orang tuanya. Jika kombinasi genetiknya tepat, anak tersebut akan lahir dengan rambut merah.

Karena itu, meskipun jumlah orang berambut merah relatif kecil, varian gen yang mendasarinya dapat tetap tersebar di antara orang-orang dengan warna rambut lain. Dalam istilah sederhana, rambut merah bisa jarang terlihat tanpa berarti gen penyebabnya akan menghilang.

Agar sifat rambut merah benar-benar punah, varian gen yang terkait dengannya harus lenyap dari kumpulan gen (gene pool) populasi. Hal itu hanya mungkin terjadi jika varian tersebut secara konsisten membuat para pembawanya memiliki jumlah keturunan yang jauh lebih sedikit dibandingkan orang lain, atau jika faktor evolusi lain secara kuat mengurangi frekuensinya dari generasi ke generasi.

"Satu-satunya alasan sesuatu punah dalam populasi besar adalah karena Anda tidak menghasilkan anak sebanyak orang lain," kata Jonathan Rees, profesor emeritus dermatologi di Universitas Edinburgh, kepada Live Science.

Sampai saat ini, tidak ada bukti kuat bahwa orang berambut merah secara keseluruhan memiliki tingkat reproduksi yang lebih rendah hingga dapat membuat varian gen tersebut menghilang.

Risiko Melanoma

Salah satu alasan mengapa orang berambut merah sering dianggap memiliki kelemahan biologis adalah hubungannya dengan kesehatan kulit. Orang dengan varian tertentu pada MC1R, terutama mereka yang memiliki kulit sangat terang dan mudah terbakar sinar matahari, diketahui memiliki risiko kanker kulit yang lebih tinggi.

Beberapa penelitian memperkirakan risiko tersebut dapat meningkat sekitar dua hingga empat kali lipat dibandingkan kelompok yang tidak membawa varian MC1R rambut merah. Melanoma menjadi perhatian khusus karena merupakan salah satu jenis kanker kulit yang paling ­berbahaya.

Orang berambut merah umumnya menghasilkan lebih sedikit eumelanin pigmen yang memberikan perlindungan alami terhadap radiasi ultraviolet (UV). Sebaliknya, dominasi produksi feomelanin kurang efektif dalam menyerap dan melindungi kulit dari sinar ultraviolet. Akibatnya, kulit mereka lebih rawan mengalami kerusakan DNA akibat paparan sinar matahari.

Namun, risiko melanoma tidak hanya berkaitan dengan seberapa mudah kulit terbakar. Perbedaan komposisi pigmen juga diduga berperan dalam meningkatkan kerentanan terhadap kerusakan sel. Karena itu, hubungan antara rambut merah, varian MC1R, dan kanker kulit menjadi topik penting dalam penelitian dermatologi serta genetika. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...

Peresmian pembangunan PSEL Kota Bekasi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Peresmian pembangunan PSEL ...

Grebeg gunungan Sekaten Solo

2 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Grebeg gunungan Sekaten Solo
Luar Negeri
Hari terakhir kompetisi rob...
Megapolitan
Sudin Gulkarmat: Kebakaran ...

Rentan terhadap Tekanan - 27 Agustus 2026

4 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rentan terhadap Tekanan - 2...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.