Pemkab Bekasi Buka Pendaftaran Beasiswa Banpin 2026, Kuota 100 Mahasiswa dan Bantuan UKT Rp5 Juta

Minggu, 26 Jul 2026, 00:50 WIB

Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membuka pendaftaran untuk kuota 100 paket beasiswa program bantuan pemuda pasti pintar atau Banpin melalui banpin.bekasikab.go.id sebagai upaya mencetak generasi muda berprestasi dengan membuka kesempatan mengakses pendidikan lebih tinggi.

Beasiswa pemuda ini memberikan peluang bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi untuk menempuh pendidikan perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia melalui bantuan pembiayaan dari pemerintah daerah. Pendaftaran Program Banpin dimulai 27 Juli-7 Agustus 2026.

Ket. Foto: Media informasi resmi pemerintah daerah terkait program beasiswa bagi 100 pemuda-pemudi berprestasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. — Sumber: Antara

"Saya mengajak seluruh pemuda dan pemudi Kabupaten Bekasi yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik untuk mempersiapkan diri mengikuti program beasiswa pasti pintar ini," kata Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di Cikarang, Sabtu (25/7).

Dia mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mendukung generasi muda agar terus berkembang, berprestasi serta memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan yang lebih baik.

Menurut ia pendidikan adalah fondasi utama membangun masyarakat berdaya saing dan kemajuan daerah ditentukan oleh kualitas generasi muda sehingga pemerintah daerah terus menghadirkan program-program strategis, salah satunya melalui beasiswa pasti pintar.

"Banpin hadir sebagai bentuk penghargaan sekaligus stimulus bagi anak-anak muda Kabupaten Bekasi agar terus berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun non akademik," katanya.

Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi Iman Nugraha mengatakan program ini mengacu Keputusan Ketua Tim Koordinasi Pengelolaan Beasiswa Pintar Nomor 800.1.11.1/3626/Disbudpora.5/2026 serta Peraturan Bupati Bekasi Nomor 26 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan Berupa Beasiswa kepada Pemuda Berprestasi.

Dirinya menjelaskan usai pendaftaran, tahapan dilanjutkan dengan penilaian pada 10-21 Agustus. Tim penilai setelah itu melakukan verifikasi keabsahan dokumen sebelum peserta yang dinyatakan lulus administrasi menjalani wawancara pada 26 Agustus-3 September.

"Penetapan penerima pada 4 September 2026 sementara penyaluran beasiswa akan disesuaikan dengan jadwal tagihan dari perguruan tinggi mitra yang menjadi tujuan peserta program," katanya.

Pihaknya tidak membatasi pilihan maupun menunjuk kampus tertentu sebagai mitra program. Sepanjang memenuhi persyaratan sebagai putra dan putri Kabupaten Bekasi, penerima bantuan diberi keleluasaan untuk memilih maupun melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi mana pun di Indonesia.

Setelah peserta dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi tempat mahasiswa tersebut berkuliah untuk mekanisme penyaluran beasiswa maupun monitoring akademik.

"Melalui kerja sama tersebut, kami juga akan meminta perguruan tinggi melakukan pemantauan perkembangan akademik penerima beasiswa setiap semester agar prestasi mereka tetap terjaga hingga lulus," ujarnya.

Maksimal 7 Semester

Iman melanjutkan program ini terbuka bagi calon mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif dengan batas telah menempuh studi maksimal semester tujuh saat mendaftar. Mahasiswa yang telah memasuki semester delapan atau lebih tidak dapat mengikuti seleksi.

Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak awal menempuh pendidikan hingga semester delapan bagi mahasiswa baru. Begitu pula bagi mahasiswa semester ganjil yakni tiga hingga tujuh, hanya menerima bantuan hingga semester delapan saja.

Besaran bantuan disesuaikan dengan nilai Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan plafon maksimal Rp5 juta per semester. Apabila nilai UKT berada di bawah batas tersebut, bantuan diberikan sesuai nominal UKT. Sedangkan jika melebihi Rp5 juta, selisih biaya menjadi tanggungan mahasiswa.

"Tujuan kami agar mahasiswa bisa fokus menyelesaikan kuliah hingga semester delapan tanpa terkendala biaya sehingga dapat lulus tepat waktu," katanya.

Program yang berlangsung sejak tahun 2024 itu terbukti membantu sejumlah mahasiswa menuntaskan pendidikan tepat waktu tanpa dibebani biaya perkuliahan. Respons positif penerima manfaat program ini turut menjadi dasar evaluasi meluncurkan program serupa hingga tahun ini.

Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui program ini berharap semakin banyak pemuda-pemudi berprestasi mendapatkan peluang serta kesempatan menyelesaikan pendidikan tinggi untuk kemudian kembali ke daerah menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

  • Pemkab Bekasi

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.