Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Pemkab Bekasi Usulkan Bangun Flyover di Telaga Asih dan Underpass di Lemahabang

Kamis, 07 Mei 2026, 14:27 WIB

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengusulkan pembangunan dua titik perlintasan sebidang kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari komitmen meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan sebagaimana amanah Presiden Prabowo Subianto.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Agus Budiono mengatakan kedua usulan itu yaitu pembangunan jalan layang (flyover) di perlintasan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, serta lintas bawah (underpass) di perlintasan Lemahabang, Kecamatan Cikarang Utara.

Ket. Foto: Sejumlah pengendara roda melewati palang pintu di perlintasan sebidang Lemahabang, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (7/5/2026). — Sumber: ANTARA

"Kemarin kami sudah sampaikan kepada Bappenas bagaimana kondisi di Kabupaten Bekasi. Tingkat kemacetan di dua titik tersebut memang luar biasa. Maka, dua itu yang kami usulkan, sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo untuk membenahi perlintasan sebidang di seluruh wilayah," katanya di Cikarang, Jabar, Kamis (7/5).

Ia menjelaskan kedua perlintasan sebidang tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk dibangun.

Bahkan, detail engineering design (DED)-nya sudah lebih dulu dibuat, memuat aspek perencanaan teknis hingga kisaran biaya sehingga diharapkan usulan ini bisa disetujui.

Berdasarkan penghitungan sementara mengacu DED, pembangunan underpass Lemahabang memerlukan biaya Rp99 miliar, sedangkan fly over Telaga Asih Rp85 miliar.

"Itu untuk konstruksi, karena DED sudah ada. Tapi, nanti kemudian dihitung ulang oleh Bappenas kebutuhannya seperti apa," katanya.

Perlintasan sebidang Lemahabang berada dekat dengan Stasiun Lemahabang.

Perlintasan ini menghubungkan Jalan Provinsi Kyai Haji Raden Ma'mun Nawawi Cikarang-Cibarusah dengan Jalan Nasional Jenderal Urip Sumoharjo.

Ia mengaku pembangunan underpass Lemahabang sudah sejak lama direncanakan.

Pemkab Bekasi bahkan telah membebaskan lahan di sekitar lokasi untuk dibangun. Namun, rencana itu tak kunjung terealisasi.

"Harapannya itu dibangun oleh provinsi atau pusat karena lokasinya berada di jalan provinsi dan juga nasional. Kabupaten menyiapkan lahan sekaligus DED. Namun, memang masih belum. Maka, di momentum ini, kami harap usulan tersebut bisa terwujud," katanya.

Menurut dia, pembangunan underpass Lemahabang dinilai paling siap karena selain DED-nya telah dibuat, lahan juga tersedia.

"Istilahnya kalau disetujui, tinggal langsung dikerjakan," katanya.

Sedangkan, perlintasan Telaga Asih yang berlokasi di antara perbatasan Cikarang Barat dan Cibitung juga memiliki karakteristik serupa yakni lintasan padat volume kendaraan sehingga kerap memicu kemacetan panjang di sekitar area pintu perlintasan.

Agus mengatakan perlintasan Telaga Asih sebelumnya juga telah diajukan untuk dibangun fly over sehingga DED-nya pun telah dibuat.

Namun, pembangunan tak kunjung terealisasi.

"Skemanya seperti underpass Tambun dan Cibitung, di mana harapan kami pembangunannya dari Kementerian Perhubungan karena ini untuk keselamatan perjalanan kereta api juga. Namun belum terealisasi, maka kami usulkan juga saat ini," katanya.

Berbeda dengan Lemahabang, rencana pembangunan fly over Telaga Asih masih memerlukan pembebasan lahan meski dokumen perencanaan teknis rinci telah dibuat.

"Dari Bappenas sendiri memang menyampaikan yang menjadi hambatan di semua daerah itu proses pembebasan lahan. Nah, di Bekasi kami sampaikan bahwa kami siap membebaskan lahan. Semoga ini pun bisa terealisasi," ucap dia.

Ia menegaskan usulan pembangunan di perlintasan sebidang ini terpisah dengan pembangunan pintu perlintasan yang diusulkan melalui bantuan provinsi senilai Rp15 miliar untuk 10 titik.

"Kalau banprov (bantuan provinsi) itu untuk pintu perlintasan yang titiknya berbeda. Dan, untuk banprov sudah diusulkan melalui musrenbang provinsi. Jadi, sebelum kejadian yang di Bekasi Timur, sebenarnya sudah kami usulkan," kata dia.

  • Pemkab Bekasi

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.