Ebola Seolah Abadi di Kongo, Kini Tembus 3.000 Kasus

Minggu, 26 Jul 2026, 20:16 WIB

KINSHASA - Jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di Republik Demokratik (RD) Kongo telah menembus 3.000 kasus, menurut data resmi yang dirilis pada Sabtu (25/7).

Otoritas kesehatan RD Kongo mengatakan wabah tersebut kini telah mencatatkan 3.075 kasus terkonfirmasi, termasuk 1.354 kematian dan 556 orang pulih, sementara 755 pasien lainnya masih dirawat di rumah sakit atau menjalani isolasi.

Wabah tersebut melanda lima provinsi, yaitu Ituri, Kivu Utara, Kivu Selatan, Haut-Uele, dan Tshopo.

Perdana Menteri RD Kongo Judith Suminwa Tuluka pada Jumat (24/7) menyebutkan bahwa para peneliti sedang bekerja untuk mengembangkan pengobatan dan vaksin guna melawan virus Ebola Bundibugyo (Bundibugyo ebolavirus), galur virus yang menjadi penyebab wabah di RD Kongo saat ini.

Ia menyampaikan harapan bahwa vaksin dan pengobatan dapat tersedia dalam waktu dua hingga empat bulan. Ia juga menuturkan pemerintah telah menyediakan pendanaan untuk penelitian, meski tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tahap pengembangan atau proses persetujuan yang diharapkan.

Saat ini belum ada vaksin yang disetujui atau pengobatan berizin khusus untuk virus Ebola Bundibugyo. Namun, beberapa vaksin dan terapi eksperimental sedang menjalani evaluasi klinis.

Universitas Oxford mengumumkan pada Jumat bahwa relawan pertama telah divaksinasi dalam uji klinis pertama pada manusia di dunia untuk vaksin ChAdOx1 BDBV, yang dirancang untuk melindungi dari virus Ebola Bundibugyo. Ant

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Lapor Presiden, Menteri PU: Jalan Nasional Flores 100% Sudah Terbuka

Timnas Voli Putri Indonesia Melaju ke Perempat Final AVC Continental 2026

Tarif Parkir di Jakarta Naik? Dishub DKI Tegaskan Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Hanya Usulan

Datangi Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Tak Ancam Habitat Orangutan.

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

Garuda Spark Innovation Hub: Babak Baru Pengembangan Inovasi Daerah

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi.

WhatsApp Buka Suara Terkait Penyebab Banyak Akun Pengguna Terblokir

Tiap Rumah Korban Gempa NTT Disiapkan Bantuan Rp15 Juta

Jelang Aksi 27 Agustus, Kemkomdigi Imbau Tak Sebar Ujaran Kebencian dan Provokasi di Medsos

"Jakarta One Running Series 2026" Hadir di 5 Titik Kota Jakarta, Simak Rangkaian Acaranya!

Calon Gubernur BI Akan Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa

Polresta Tangerang Sekat Jalur Tol dan Stasiun Cegah Massa Aksi ke Jakarta, Inikah Negara Demokrasi?

Petenis Ukraina Hentikan Janice Tjen di Monterrey Open

Bali Makin Jadi Magnet Dunia, Penumpang Asing Dongkrak Trafik Bandara I Gusti Ngurah Rai

Harga Daging Mulai Bergejolak, Bapanas Intervensi Pasar

PLTS Pulau Sembur Jadi Mesin Ekonomi, Warga Tak Lagi Bergantung Genset

WhatsApp Sebut Kesalahan Sistem Buat Banyak Akun Pengguna Terblokir

Demo Besar-besaran pada Kamis (27/8), Polri Imbau Demonstrans Tertib dan Damai

UNDIP Gebrak Pertanian, Sawah Modern Ramah Lingkungan Siap Jadi Percontohan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.