Jangan Anggap Sepele! Dinkes Bangka Tengah Ingatkan Warga Hadapi Musim Kemarau
Kamis, 08 Okt 2026, 00:14 WIBKOBA - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan selama puncak musim kemarau.
Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun di Koba, Rabu, mengatakan cuaca panas dan kondisi udara kering dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"Pastinya kita juga harus menerapkan hidup sehat masing-masing. Kemudian, menggunakan masker," kata Zaitun.
Ia mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menjaga kondisi fisik untuk mengantisipasi berbagai penyakit yang berpotensi muncul selama musim kemarau.
Menurut dia, masyarakat juga perlu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air putih yang cukup karena cuaca panas dapat meningkatkan kebutuhan cairan.
Selain itu, kata dia, konsumsi buah dan sayuran perlu ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga selama kondisi cuaca panas.
"Karena memang kondisinya membutuhkan nutrisi yang lebih maksimal dari pada kondisi-kondisi sebelumnya," ujarnya.
Zaitun mengatakan ISPA menjadi salah satu penyakit yang paling banyak ditemukan di Bangka Tengah dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi udara kering dan paparan debu selama musim kemarau turut meningkatkan risiko gangguan pernapasan masyarakat.
Selain ISPA, kata dia, penyakit tidak menular seperti hipertensi juga masuk dalam daftar 10 penyakit yang banyak ditemukan di Bangka Tengah.
Dinkes mengingatkan masyarakat segera menjaga kesehatan dan memperhatikan kondisi tubuh apabila mengalami keluhan kesehatan selama musim kemarau.
- Bangka Tengah
- Dinkes
- Musim Kemarau
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Wakil Rektor dari 46 Kampus se-Indonesia Berkumpul, Ini Isu Akademik yang Dibahas
-
Komisi VI DPR: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Stok Gudang, Produksi Petani Harus Terserap.
-
Wali Kota: Pasar Jambu Dua Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor
-
Sosialisasi Perlindungan Konsumen Diubah, Petugas Kini Sambangi Tempat Keramaian.
-
Mbappe Dikritik Tebas Gara-Gara Kaos Ceuta, Ada Apa?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.