Bikin Pengunjung Mal Berhamburan! Kupang Diguncang Gempa M 5,3, Ini Penjelasan BMKG

Minggu, 26 Jul 2026, 19:55 WIB

KUPANG - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,3 mengguncang wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur, hingga memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar dari pusat perbelanjaan, Minggu (26/7/2026) pukul 18.57 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa darat berkedalaman 44 kilometer yang dipicu oleh aktivitas subduksi ini bersifat dangkal dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama di Kupang, Minggu malam menjelaskan, gempa yang terjadi itu episenternya berada di darat, sekitar 18 kilometer timur laut Kupang, pada koordinat 10,16 derajat Lintang Selatan dan 123,77 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 44 kilometer.

Ket. Foto: Pengunjung di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kupang, panik dan berhamburan keluar saat terjadi gempa, Minggu (26/7). — Sumber: ANTARA/Kornelis Kaha

"Hasil analisis menunjukkan gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi. Mekanisme sumber gempa berupa sesar naik (thrust fault)," katanya.

BMKG memastikan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap), intensitas gempa mencapai skala V MMI di Sulamu, Fatuleu Barat, Kupang Timur, dan Kota Oelamasi.

Pada tingkat ini getaran dirasakan hampir seluruh penduduk, sejumlah barang dapat terjatuh atau bergeser.

Sementara itu, guncangan dengan intensitas IV MMI dirasakan di Kota Kupang, So'e Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Ba'a Kabupaten Rote Ndao.

Getaran pada skala ini dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan sebagian warga dilaporkan berhamburan keluar bangunan.

Hingga pukul 19.24 Wita BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa serta terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan BMKG melalui kanal komunikasi resminya.

Sementara itu Pantauan ANTARA saat gempa terjadi di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kupang, warga berhamburan keluar akibat panik. Beberapa warga yang sedang menikmati makan malam terpaksa menghentikan aktivitasnya dan keluar.

"Gempanya dua kali. Pertama terasa kecil tetapi kedua kali lebih besar goncangannya," kata Lia, salah satu pengunjung pusat perbelanjaan itu.

  • bmkg kupang
  • gempa kupang
  • gempa ntt

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.