Yuk ke Cirebon! Festival Topeng Siap Kenalkan Pesona Wisata Budaya

Jumat, 24 Jul 2026, 21:50 WIB

CIREBON – Festival Topeng bukan hanya menghadirkan pertunjukan seni yang memukau, tetapi juga menjadi cara seru untuk mempromosikan wisata budaya.

Pengunjung bisa menikmati keunikan topeng tradisional, mengenal kisah di balik setiap pertunjukan, sekaligus merasakan suasana khas daerah penyelenggara.

Ket. Foto: Ilustrasi - Sejumlah penari binaan Sanggar Sekar Pandan mementaskan Tari Topeng Samba di komplek Keraton Kacirebonan, Cirebon, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo.

Semakin banyak festival budaya digelar, semakin besar pula peluang menarik wisatawan, menghidupkan UMKM lokal, dan membuat warisan budaya Indonesia tetap dikenal lintas generasi.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Jawa Barat, menghadirkan Festival Topeng Internasional pada November 2026 sebagai upaya memperkuat promosi wisata budaya sekaligus memperkenalkan seni topeng Cirebon ke tingkat global.

Kepala Disbudpar Kota Cirebon Agus Sukmanjaya di Cirebon, Jumat (24/7), mengatakan festival tersebut digelar melalui kolaborasi dengan International Mask Festival (IMF) Solo yang telah berpengalaman menyelenggarakan ajang serupa selama belasan tahun.

"Tahun ini skalanya internasional karena kita memang berkolaborasi dengan IMF Solo, yang memang mereka sudah berjalan belasan tahun," katanya.

Ia mengatakan rangkaian kegiatan diawali dengan Festival Topeng di Solo pada 13-14 November 2026, dilanjutkan penjemputan delegasi pada 15 November, dan pementasan di Kota Cirebon pada 16 November.

Menurut dia, penyelenggaraan bersama tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi Kota Cirebon dalam menggelar agenda budaya bertaraf internasional.

"Jujur, untuk menggelar event internasional kami belum punya pengalaman, maka tahun ini ada pendampingan dari teman-teman IMF Solo," ujarnya.

Agus menyebut hingga saat ini terdapat tiga negara yang telah mengonfirmasi keikutsertaan, yakni Korea Selatan, Myanmar, dan Malaysia.

Sementara itu, panitia masih menunggu konfirmasi dari dua grup kesenian asal Korea Selatan, serta delegasi dari Spanyol dan Taiwan yang masih menyesuaikan jadwal perjalanan.

“Festival Topeng Internasional tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Taman Air Goa Sunyaragi yang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya di Kota Cirebon,” katanya.

Selain pertunjukan seni, Disbudpar juga menjajaki penyelenggaraan lokakarya yang melibatkan para seniman mancanegara untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan budaya.

Agus mengatakan pihaknya mengusulkan agar topeng yang dibawa peserta dari berbagai negara, dapat dihibahkan kepada Kota Cirebon untuk menambah koleksi Museum Topeng.

Menurut dia, penambahan koleksi tersebut diharapkan menjadi bentuk diplomasi budaya sekaligus meningkatkan daya tarik Museum Topeng dan Kota Cirebon sebagai destinasi wisata budaya di tingkat internasional.

"Nanti topeng-topeng dari negara-negara itu bisa dihibahkan ke Cirebon untuk menjadi bagian dari koleksi Museum Topeng," ujarnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.