Resmi Dilantik di Balai Kota, Abdul Ghoni Pimpin DPP FORKABI 2026-2031

Jumat, 24 Jul 2026, 14:45 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyambut positif pelantikan jajaran Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) periode 2026–2031 yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat (24/7). Momentum tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat Betawi untuk menjaga identitas budaya di tengah transformasi Jakarta sebagai kota global.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pelestarian budaya Betawi harus berjalan beriringan dengan pembangunan Jakarta sebagai kota bertaraf internasional. Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat seperti FORKABI memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai budaya sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan ibu kota.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyambut positif pelantikan jajaran Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) periode 2026–2031 yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat (24/7). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Pemprov DKI Jakarta memberikan apresiasi atas pelantikan FORKABI. Sebagai Gubernur Jakarta, saya memang pengin betul Betawi ini kompak, rukun, bersama-sama dengan Pemerintah DKI Jakarta membangun Jakarta. Mudah-mudahan dengan pelantikan ini FORKABI makin solid dan makin memberikan kontribusi yang nyata," ujar Pramono.

Pramono menjelaskan, sejak awal memimpin Jakarta bersama Wakil Gubernur Rano Karno, pemerintah daerah telah berkomitmen menghadirkan budaya Betawi sebagai wajah utama ibu kota. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan, termasuk penggunaan pakaian adat Betawi seperti Ujung Serong, Kebaya Encim, dan busana tradisional lainnya dalam setiap pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, Pemprov DKI juga terus mendorong implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta yang mengamanatkan pelestarian dan pemajuan budaya Betawi. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas Jakarta di masa depan.

Dalam menyambut usia 500 tahun Jakarta, Pramono mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan sejumlah program yang melibatkan masyarakat Betawi, termasuk di bidang keagamaan. Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari kontribusi masyarakat dalam memperkuat karakter dan budaya Jakarta.

"Dalam rangka menyambut 500 tahun Jakarta ke depan, ada dua yang ingin saya lakukan berkaitan dengan bagaimana kontribusi masyarakat Betawi untuk kotanya dalam bidang keagamaan, yaitu pencetakan 1.000 Alquran untuk masyarakat umum dan MTQ yang dimulai dari tingkat RT/RW," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB) sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus DPP FORKABI yang baru dilantik. Ia menilai proses Musyawarah Besar (Mubes) FORKABI mencerminkan kedewasaan organisasi dalam mengedepankan nilai musyawarah yang menjadi karakter masyarakat Betawi.

"Mubes ini menggambarkan kedewasaan organisasi FORKABI dalam bermusyawarah yang merupakan ciri atau watak utama kaum Betawi. Sebagai salah satu kelompok etnis Betawi yang besar, saya berharap FORKABI dapat berada di garis depan untuk aktif membangun dan menjaga Jakarta," kata Fauzi Bowo.

Menurut Fauzi Bowo, FORKABI diharapkan mampu menjadi organisasi yang terbuka, adaptif, serta berfungsi sebagai motivator, dinamisator, katalisator, sekaligus perekat persatuan masyarakat Betawi. Ia juga mengapresiasi komitmen Pemprov DKI Jakarta yang terus memberikan ruang bagi masyarakat Betawi untuk mengembangkan adat, tradisi, dan kebudayaannya.

Dalam pelantikan tersebut, Marullah Matali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Pusat (MPOP), sedangkan H. Abdul Ghoni resmi dilantik sebagai Ketua Umum DPP FORKABI periode 2026–2031 bersama 20 pengurus lainnya. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco dan Imas Mulyani, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto, Kepala Biro Umum Kementerian Hukum RI Resman Susmantri, Koordinator Staf Ahli Gubernur Prof. Firdaus Ali, jajaran Forkopimda, serta sejumlah tokoh masyarakat Betawi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.