Pemprov Banten Bangun 33 Ruas Jalan Desa Sepanjang 46,71 Km pada 2026
Jumat, 24 Jul 2026, 03:00 WIBSerang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalokasikan anggaran untuk penanganan 33 ruas jalan dengan total panjang 46,71 kilometer melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) pada 2026.
Gubernur Banten Andra Soni di Serang, Kamis (23/7), mengatakan langkah tersebut keberlanjutan program pada 2025 yang berhasil merealisasikan penanganan 62 ruas jalan dan satu jembatan.
"Alhamdulillah, keberhasilan pembangunan jalan desa sejahtera berdampak terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian di Provinsi Banten," ucapnya usai pengukuhan pengurus forum BUMDes Merah Putih DPW Provinsi Banten di Kota Serang.
Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur bentuk komitmen Pemprov Banten mendukung penguatan ekonomi wilayah desa.
Hal tersebut juga dinilai sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Indonesia dari desa menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera.
Menurut dia, kemajuan desa fondasi utama bagi kemajuan daerah.
Oleh karena itu, ia mendorong Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengambil peran sebagai penggerak ekonomi dengan mengoptimalkan potensi unggulan desa dan infrastruktur jalan yang telah dibangun.
Komitmen Pemprov Banten pada 2026 juga direalisasikan melalui pemberian bantuan keuangan desa Rp120 juta yang disalurkan kepada 1.238 desa se-Provinsi Banten.
Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi Banten Tahun 2024, terdapat 99 desa mandiri, 378 desa maju, dan 701 desa berkembang di wilayah tersebut.
"Kolaborasi harus terus diarahkan pada peningkatan produktivitas dan pengembangan hilirisasi produk unggulan desa, pemberdayaan UMKM, penguatan Koperasi Desa Merah Putih, serta kelancaran infrastruktur," ujarnya.
Ketua DPW Forum BUMDes Merah Putih Provinsi Banten Rafiudin menyatakan pada tahun pertama kepengurusan, pihaknya akan berfokus pada penguatan konsolidasi BUMDes dan menjalin kolaborasi dengan pemerintah maupun swasta.
"Selain itu, Forum BUMDes juga memfasilitasi pemasaran atau penjualan produk BUMDes. Dengan adanya kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG), BUMDes juga siap menjadi pemasok Satuan Pelayanan Gizi (SPPG)," katanya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemprov Banten Dukung Proyek Kawasan Industri 110 Hektare di Lebak
-
Program Sekolah Gratis di Banten Angkat Minat Siswa ke SMK Swasta
-
Tren "Reusable" di Komunitas Anak Muda Jadi Peluang Emas Baru Bagi UMKM
-
AS Dukung Dialog Langsung antara Zelenskyy-Putin untuk Akhiri Perang
-
Pemprov Banten Kaji Solusi Kuota SPMB Jalur Afirmasi Tak Terisi Imbas Data Desil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.