Spesies Monyet Baru Likweli Ditemukan di Pedalaman Hutan Kongo

Sabtu, 18 Jul 2026, 16:01 WIB

ISTANBUL - Para ilmuwan mengidentifikasi spesies monyet Afrika, yang sebelumnya tidak diketahui, hidup di hutan hujan Kongo sebagai salah satu dari sedikit penemuan spesies monyet baru Afrika dalam beberapa dekade terakhir.

Spesies yang diberi nama colobus congoensis dan dikenal secara lokal sebagai Likweli itu secara resmi dijelaskan dalam sebuah studi yang diterbitkan di jurnal telaah rekan sejawat PLOS One pada Rabu (15/7).

Ket. Foto: — Sumber: Daniel Rosengren/Frankfurt Zoological Society

Para peneliti memastikan hewan tersebut merupakan spesies tersendiri melalui analisis genetik, anatomi, dan akustik, serta pengamatan lapangan selama bertahun-tahun di sekitar Taman Nasional Lomami, sebelah tengah ke timur Kongo.

Likweli, monyet berbulu hitam itu, dapat dikenali dari warna oranye dan krem di sekitar mulut dan hidungnya. Monyet jenis itu juga memiliki bercak putih di bagian pantat serta suaranya berbeda dari monyet colobus lain.

Para peneliti pertama kali memotret hewan tersebut pada tahun 2008. Namun, baru setelah melakukan survei lanjutan pada tahun 2018-2022, peneliti baru dapat mengumpulkan bukti cukup untuk mengklasifikasikan hewan itu sebagai spesies tersendiri.

Tim juga peneliti mencatat 114 penampakan di wilayah yang diperkirakan seluas sekitar 1.700 kilometer persegi.

Para ilmuwan mengatakan monyet tersebut tampaknya hanya ditemukan di wilayah terbatas antara Sungai Lomami dan Sungai Kongo.

Spesies itu juga direkomendasikan masuk ke dalam daftar spesies terancam punah karena keterbatasan habitat, tekanan perburuan, serta hilangnya hutan yang terus berlanjut.

Likweli menjadi spesies monyet baru Afrika yang kelima dan dideskripsikan secara ilmiah dalam 75 tahun terakhir, dengan menyoroti pada keanekaragaman hayati di Cekungan Kongo maupun perlunya upaya konservasi berkelanjutan. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Pertamina Goes to Campus 2026, 116 Tim Mahasiswa Unjuk Gigi di Babak Penentuan Debat Energi

Bukan Erupsi! Kepulan Asap di Gunung Raung Ternyata akibat Kebakaran Lahan.

Polres Bengkalis Tetapkan 2 Tersangka Kasus Kebakaran Lahan di Desa Damai.

The Dudas Minus One Berencana Touring Keliling Asia, Ariel Ungkap Alasannya

Oknum Kades Sukabumi Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Penganiayaan hingga Korban Meninggal.

Usai Kecelakaan, Perjalanan Kembali Normal untuk Jalur KRL ke Tangerang

Badan Geologi Nyatakan Asap di Gunung Raung Disebabkan Kebakaran Lahan Bukan Erupsi

Mentan Pastikan Stok Beras untuk Pengungsi Gempa NTT Cukup hingga Setahun.

IHSG Hari Ini Menguat Mengikuti Bursa Asia, Dipicu Kebijakan "Buyback" Obligasi AS

Antusias dan Suka-cita Daerah Sambut Alih Status PPPK, Apa Alasannya?

Padang Pariaman Raih Peringkat 1 Sumbar dan 7 Nasional dalam Pengelolaan JDIH.

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

Utang AS Lampaui 40 Triliun Dollar, Rekor Tertinggi dalam Sejarah

Transjakarta Operasikan Armada Bantuan karena KRL Bogor-Jakarta Kota Alami Gangguan

KRL Commuter Tabrak Orang di Dekat Stasiun Tebet, Transjakarta Bantu Angkut Penumpang

Tim Gabungan Gagalkan Peredaran Ganja via Media Sosial di Balikpapan.

Gangguan KRL Bikin Penumpang Terdampak, Transjakarta Langsung Operasikan Armada Bantuan

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Audit BPK di Wilayah Lain Sumatera Selatan.

El Nino Mengganas, Honduras Tetapkan Status Darurat Kekeringan

Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.