Antonelli Dituntut Bangkit di Belgia
Jumat, 17 Jul 2026, 06:12 WIBSPA-FRANCORCHAMPS, BELGIA - Pemuncak klasemen sementara Formula 1, Kimi Antonelli, menghadapi tekanan besar untuk kembali ke jalur kemenangan dalam balapan Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps akhir pekan ini. Setelah gagal meraih poin maksimal dalam dua dari tiga balapan terakhir, keunggulan pembalap Mercedes berusia 19 tahun itu terus tergerus sehingga membuka kembali persaingan perebutan gelar juara dunia.
Antonelli datang ke Belgia dengan modal yang kurang meyakinkan. Musim lalu ia bahkan gagal mencetak poin di Spa, meski sempat membukukan putaran tercepat. Namun, kali ini situasinya berbeda. Performa Mercedes dinilai jauh lebih kompetitif, asalkan persoalan keandalan mobil yang beberapa kali menghantui musim ini tidak kembali muncul.
Keunggulan Antonelli di klasemen sempat mencapai 66 poin atas pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, usai Grand Prix Monako pada Juni lalu. Kini selisih itu menyusut drastis menjadi hanya 25 poin atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell. Russell juga kehilangan banyak angka akibat sejumlah masalah mekanis.
Di sisi lain, Ferrari justru tengah menikmati momentum kebangkitan. Hamilton bersama Charles Leclerc berhasil membawa tim Kuda Jingkrak meraih dua kemenangan dalam tiga balapan terakhir. Ferrari kini memburu kemenangan ketiga dalam empat seri terakhir, sebuah sinyal bahwa mereka kembali menjadi penantang serius Mercedes.
Hamilton pun memiliki motivasi tambahan di Spa. Juara dunia tujuh kali itu membidik kemenangan keenam di Grand Prix Belgia, yang akan menyamai rekor legenda Ferrari, Michael Schumacher, sebagai pembalap tersukses di lintasan tersebut.
Persaingan dipastikan semakin ketat dengan hadirnya Max Verstappen. Juara dunia empat kali dari Red Bull itu selalu tampil kuat di Spa, sirkuit yang dianggap sebagai ârumah keduanyaâ. Ancaman juga datang dari duet McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, yang konsisten menunjukkan performa impresif sepanjang musim. âKami belajar banyak dari beberapa balapan terakhir, baik mengenai kelebihan maupun aspek yang masih harus diperbaiki,â ujar Kepala Tim Mercedes, Toto Wolff.
âMasalah reliabilitas membuat kami kehilangan banyak poin. Dalam kejuaraan yang seketat ini, kami tidak bisa membiarkan hal itu terus terjadi. Kecepatan tidak akan berarti jika kami gagal mengubahnya menjadi hasil. Kami terlalu banyak menyia-nyiakan peluang dalam beberapa seri terakhir. Kami harus memastikan itu tidak terulang lagi, dimulai akhir pekan ini,â tambahnya.
Spa-Francorchamps dikenal sebagai salah satu sirkuit tercepat sekaligus paling menantang dalam kalender Formula 1. Lintasan sepanjang lebih dari tujuh kilometer itu memiliki trek lurus yang lebih panjang dibanding Silverstone sehingga memberikan peluang besar untuk aksi salip-menyalip. Namun, pengelolaan energi mobil diperkirakan akan menjadi tantangan utama bagi seluruh tim.
âSaya rasa balapan akan sedikit lebih rumit karena keterbatasan pengelolaan energi di trek lurus. Namun kami biasanya tampil baik di sini, jadi apa pun masih bisa terjadi,â ujar Verstappen.
Selain karakter lintasannya yang ekstrem, cuaca di kawasan Hutan Ardennes juga terkenal sulit diprediksi. Langit diperkirakan berawan dengan suhu sejuk diselingi sinar matahari, tetapi hujan dapat turun sewaktu-waktu dan berpotensi mengubah jalannya perlombaan. Bos Ferrari, Fred Vasseur, menilai seri Belgia akan menjadi salah satu akhir pekan paling berat musim ini.
âIni merupakan salah satu balapan paling menantang sepanjang tahun karena karakter sirkuitnya dan cuaca di Ardennes yang bisa berubah dalam hitungan menit,â ujarnya. McLaren yang musim lalu berjaya lewat kemenangan Oscar Piastri setelah Norris merebut pole position juga membawa pembaruan teknis berupa sayap belakang baru untuk diuji pada sesi latihan bebas.
Direktur Teknik Applied Engineering McLaren, Neil Houldey, optimistis pengembangan tersebut akan meningkatkan performa mobil, meski ia mengingatkan bahwa peningkatan itu belum tentu langsung mengubah peta persaingan setelah penampilan kurang memuaskan di Grand Prix Inggris.
Selain paket aerodinamika baru, McLaren juga akan menggunakan spesifikasi terbaru mesin Mercedes yang sebelumnya telah dipakai tim pabrikan di Austria serta Williams dan Alpine di Silverstone, sebuah pembaruan yang diharapkan semakin memperketat pertarungan di Spa. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kabar Baik! Ducati dan MotoGP Authentics Jual Part Berlisensi Resmi untuk Penggemar Balap Motor
-
Kabogorfest 2026 Resmi Dibuka, Rudy Susmanto Dorong UMKM Naik Kelas di Bogor.
-
BPOM dan WHO Tandatangani Joint Work Plan 2026-2027, Perkuat Sistem Kesehatan Nasional
-
Italia Protes Tarif Selat Hormuz dan Desak Pembukaan Segera
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi Belum Tergeser, Marc di Posisi Keempat
Juara Piala Dunia 2026 Bakal Terima Cincin Ekslusif, Tradisi Baru FIFA Terinspirasi Olahraga Amerika
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.