Tomas Soucek

Jumat, 12 Jun 2026, 06:46 WIB

NAMA Tomas Soucek kembali menjadi sorotan setelah gelandang tangguh West Ham United itu membawa Ceko kembali ke putaran final Piala Dunia setelah penantian panjang selama 20 tahun. Bukan hanya karena perannya sebagai pemain kunci di lini tengah, tetapi juga karena ketenangan dan kepemimpinannya saat negaranya melewati fase kualifikasi yang penuh drama.

Perjalanan Ceko menuju Piala Dunia 2026 tidak berjalan mulus. Mereka harus melewati kualifikasi yang berliku, dimulai dengan finis sebagai runner-up grup di bawah Kroasia. Pergantian pelatih pun terjadi ketika Ivan Hašek kehilangan posisinya dan digantikan Jaroslav Kostl untuk dua laga terakhir fase awal.

Ket. Foto: Gelandang Republik Ceko bernomor punggung 22, Tomas Soucek, merayakan golnya setelah mencetak gol dalam adu penalti pada pertandingan final kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa antara Republik Ceko melawan Denmark pada 31 Maret 2026 di Praha, Republik Ceko. — Sumber: Michal Cizek / AFP

Pada bulan Desember, Miroslav Koubek dipercaya menjadi pelatih baru. Salah satu keputusan beraninya adalah mengganti Soucek sebagai kapten setelah gelandang itu memimpin tim selama empat tahun. Ban kapten kemudian diberikan kepada bek Wolverhampton Wanderers, Ladislav Krejci.

Bahkan, Soucek sempat kehilangan tempat di tim utama saat semifinal play-off melawan Republik Irlandia di Praha. Itu menjadi pertama kali dalam lebih dari empat tahun dia tidak tampil sebagai starter di laga kompetitif bersama Ceko, selain satu pertandingan yang dilewatkan karena hukuman skorsing.

Namun, karakter seorang pemimpin terlihat ketika situasi sulit datang. Ceko tertinggal dua gol hanya dalam 23 menit, sebelum Patrick Schick memperkecil keadaan. Koubek memasukkan Soucek pada babak kedua, dan keputusan itu terbukti tepat. Krejci menyamakan skor di menit akhir, sebelum Ceko menang melalui adu penalti.

Soucek kembali menjadi starter pada laga penentuan melawan Denmark. Bersama mantan rekannya di West Ham, Vladimír Coufal, dia menjadi salah satu pemain yang menjaga keseimbangan permainan Ceko. Laga kembali berjalan ketat, dua kali Ceko unggul dan dua kali pula Denmark menyamakan kedudukan. Namun, Soucek tetap dingin ketika dipercaya menjadi eksekutor penalti.

“Saya sangat bahagia karena kami sebagai Republik Ceko berhasil lolos ke Piala Dunia setelah 20 tahun. Kami sudah menunggu kesempatan ini begitu lama,” ujar Soucek. Bagi pemain bernomor punggung 28 itu, keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian pribadi. Dia melihatnya sebagai hadiah bagi suporter Ceko yang terus mendukung tim nasional.

Di Piala Dunia 2026, Ceko tergabung di Grup A bersama Korea Selatan, Afrika Selatan, dan tuan rumah Meksiko. Tantangan pertama mereka datang dari Korea Selatan pada laga pembuka, Jumat (12/6) pagi WIB di Zapopan, Meksiko.

Pertemuan melawan Korea Selatan akan menjadi ujian awal bagi tim asuhan Koubek. Kedua negara sama-sama membutuhkan hasil positif untuk membuka peluang lolos dari grup, mengingat hanya dua posisi teratas yang memastikan tiket ke fase gugur. ben/G-1

  • Piala Dunia 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.