Spanyol Mengasah Ketajaman Lawan Irak
Kamis, 04 Jun 2026, 06:14 WIBA CORUNA, SPANYOL â Persiapan akhir menuju Piala Dunia 2026 dimulai bagi Spanyol ketika juara Eropa itu menjamu Irak dalam laga persahabatan internasional di Estadio Municipal de Riazor, A Coruna, Jumat (5/6) dini hari WIB. . Meski hanya berstatus laga pemanasan, pertandingan ini menjadi bagian penting dari upaya La Roja mengasah ketajaman sebelum berangkat ke Amerika Utara.
Di atas kertas, perbedaan kualitas kedua tim sangat mencolok. Spanyol saat ini menempati peringkat kedua dunia FIFA, hanya berada di belakang Prancis. Sementara itu, Irak masih bertengger di posisi ke-57. Namun bagi kedua negara, pertandingan ini memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil akhir.
Spanyol datang sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Tim asuhan Luis de la Fuente bertekad mengakhiri penantian panjang sejak menjuarai turnamen empat tahunan tersebut di Afrika Selatan pada tahun 2010.
Setelah keberhasilan bersejarah itu, perjalanan Spanyol di panggung dunia justru penuh kekecewaan. Mereka tersingkir di fase grup pada tahun 2014 sebelum dua kali beruntun gagal melewati babak 16 besar pada edisi 2018 dan 2022.
Kini suasananya berbeda. La Roja datang dengan status juara Eropa setelah menjuarai Piala Eropa 2024 dan menunjukkan konsistensi tinggi sepanjang kualifikasi Piala Dunia. Spanyol memuncaki grup dengan catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang, mengungguli Turki, Georgia, dan Bulgaria.
Statistik juga menunjukkan dominasi Spanyol. Dalam 28 pertandingan internasional terakhir selama lebih dari dua tahun terakhir, mereka hanya sekali menelan kekalahan. Satu-satunya kegagalan itu terjadi melalui adu penalti saat menghadapi Portugal dalam final UEFA Nations League 2025.
Pelatih Luis de la Fuente menegaskan bahwa laga melawan Irak bukan sekadar formalitas menjelang turnamen utama. âKami menghormati setiap lawan. Pertandingan seperti ini sangat penting untuk menjaga ritme permainan dan memastikan seluruh pemain berada pada level terbaik menjelang Piala Dunia,â ujar De la Fuente.
Setelah menghadapi Irak, Spanyol masih akan menjalani satu laga uji coba lagi melawan Peru di Meksiko sebelum memulai petualangan di Piala Dunia. Di kubu lawan, Irak tengah menikmati periode yang menjanjikan. Negara yang dijuluki Lions of Mesopotamia itu akan tampil di putaran final Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah setelah sebelumnya hanya pernah merasakan panggung terbesar sepak bola dunia pada Meksiko 1986.
Perjalanan menuju Amerika Utara tidak mudah. Irak harus melewati tiga fase berbeda kualifikasi zona Asia sebelum akhirnya memastikan tiket melalui kemenangan 2-1 atas Bolivia dalam laga playoff antarkonfederasi pada bulan April lalu.
Sejak ditangani pelatih asal Australia, Graham Arnold, performa Irak mengalami peningkatan signifikan. Mereka meraih sembilan kemenangan dalam 14 pertandingan terakhir. Setelah menutup tahun 2025 dengan kekalahan beruntun dari Aljazair dan Yordania di Piala Arab, Irak bangkit dengan kemenangan atas Bolivia dan Andorra.
Arnold menilai laga melawan Spanyol akan menjadi ujian ideal sebelum timnya menghadapi tantangan berat di Grup I Piala Dunia yang dihuni Prancis, Senegal, dan Norwegia. ben/AFP/G-1
- Laga Uji Coba
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Puncak Arus Balik Ketapang Menguat, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali
-
Wali Kota Munjirin Dorong Program 1.000 Pramudi Mikrotrans Berdaya
-
Kemenkes Ajukan Anggaran Rp500 Miliar untuk Pemulihan Faskes Sumatra
-
Posko Angkutan Lebaran Ditutup, Sebanyak 147,55 Juta Orang Melakukan Perjalanan Selama Angkutan Lebaran 2026
-
187 Sekolah di Pamekasan Membutuhkan Perbaikan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.