Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, Satu Taruna Meninggal Dunia
Jumat, 26 Jun 2026, 13:33 WIBBANDA ACEH - Seorang lagi taruna atau mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati yang menjadi korban insiden ledakan mesin KMP Aceh Hebat 2 meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.
"Kita menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Muhammad Bilal Ramzi setelah menjalani perawatan medis intensif," kata GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh Andri Setiawan di Banda Aceh, Jumat.
Muhammad Bilal Ramzi meninggal pada Kamis (25/6), sekitar pukul 20.30 WIB. Jenazah almarhum sudah dibawa pulang ke rumah duka di Kota Sabang.
Almarhum merupakan korban ledakan mesin KMP Aceh Hebat 2 yang kedua meninggal dunia setelah sebelumnya Fahri Herdi Eko pada Sabtu (20/6), juga di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.
Ledakan terjadi di kamar mesin kapal penyeberangan KMP Aceh Hebat 2 rute Banda Aceh-Sabang, saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Jumat (12/6).
Insiden tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar, dia antaranya 14 mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati dan seorang anak buah kapal KMP Aceh Hebat 2. Seluruhnya menjalani penanganan medis di RSUD Zainoel Abidin.
Andri menyatakan atas nama manajemen dan seluruh insan ASDP mengucapkan belasungkawa yang tulus kepada keluarga almarhum. Kepergian almarhum merupakan duka yang mendalam bagi mereka.
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini," ujarnya.
Sejak insiden terjadi, kata dia, pendampingan kepada para korban dan keluarga menjadi perhatian utama perusahaan. ASDP terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak keluarga, rumah sakit, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap kebutuhan penanganan dan pendampingan diberikan maksimal.
"Komitmen ini juga akan terus dilanjutkan kepada korban lainnya yang masih menjalani proses pemulihan," katanya.
Ia menegaskan keselamatan penumpang, pengguna jasa, dan seluruh insan yang bekerja di lingkungan operasional ASDP merupakan prioritas utama perusahaan.
Oleh karena itu, setiap perkembangan dari peristiwa ini menjadi perhatian penuh manajemen sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan yang optimal sekaligus memperkuat aspek keselamatan operasional ke depannya.
Dia juga menegaskan bahwa ASD mendukung proses investigasi yang sedang dilakukan pihak berwenang, dan berkomitmen mengevaluasi secara menyeluruh, sebagai bagian dari upaya memperkuat aspek keselamatan operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan ini, ASDP juga mengapresiasi seluruh tenaga medis, pemerintah daerah, aparat terkait, serta berbagai pihak yang telah memberikan bantuan, perhatian, dan dukungan kepada para korban sejak hari pertama penanganan.
"Kami memahami peristiwa ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga korban dan seluruh pihak yang terdampak. Karena itu, ASDP akan terus hadir dan memberikan dukungan terbaik dalam proses pemulihan, pendampingan, serta penanganan yang diperlukan," demikian Andri Setiawan. Ant
- Kapal Aceh Hebat 2
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.