Pemprov Jatim Dorong KH Yusuf Hasyim Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Kamis, 16 Jul 2026, 07:43 WIB

SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mendorong penetapan KH Muhammad Yusuf Hasyim atau Pak Ud sebagai pahlawan nasional pada tahun ini karena menilai seluruh persyaratan pengusulan dan dokumen sejarah telah lengkap.

"Seluruh usulan, syarat-syarat, kemudian data sejarah sudah sangat lengkap. Tahun lalu sudah masuk 20 besar, sehingga mudah-mudahan tahun ini bisa mendapatkan gelar pahlawan nasional," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim Adhy Karyono di Surabaya, Rabu (15/7).

Ket. Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim Adhy Karyono di Surabaya, Rabu (15/7). — Sumber: antara foto

Adhy mengatakan seluruh tahapan pengusulan telah diselesaikan sehingga saat ini tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat.

Upaya yang dilakukan saat ini, lanjut dia, bertujuan mengingatkan pemerintah pusat agar usulan KH Muhammad Yusuf Hasyim menjadi perhatian dalam penetapan gelar pahlawan nasional menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November.

"Masyarakat Jawa Timur sangat menginginkan perjuangan Kiai Haji Muhammad Yusuf Hasyim kali ini mendapatkan gelar pahlawan nasional," ujarnya.

Adhy menambahkan dukungan publik melalui pemberitaan media diharapkan dapat memperkuat perhatian terhadap usulan tersebut.

Sementara itu Ketua Umum Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Prof KH Asep Saifuddin Chalim mengatakan KH Muhammad Yusuf Hasyim telah dinyatakan memenuhi syarat oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

"Pada tahun sebelumnya nama KH Muhammad Yusuf Hasyim masuk dalam 20 calon yang diajukan kepada Presiden setelah melalui proses seleksi," ujar Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.

Ia berharap usulan tersebut menjadi prioritas pada penetapan tahun ini karena didukung naskah akademik dengan 120 referensi, terdiri atas 76 sumber primer dan sisanya sumber sekunder.

Kiai Asep juga mengajak media massa di Jawa Timur mengangkat perjuangan KH Muhammad Yusuf Hasyim.

Menurut dia, kompilasi pemberitaan akan disampaikan kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) serta Dewan Gelar sebagai bagian dari dukungan terhadap proses penetapan gelar pahlawan nasional.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Flores Belum Aman! Ribuan Gempa Susulan Masih Beruntun Guncang NTT Usai Gempa M 7,7!

Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri

DPR Dorong Relokasi Anggaran untuk Tangani Dampak Gempa NTT

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ganggu Kesepakatan AS-Iran

Singapura dan Hong Kong Perkuat Ambisi Jadi Pusat Perdagangan Emas

Infantino Kehilangan Orang Kepercayaan Saat Tekanan di FIFA Meningkat

Serena dan Venus Williams Kembali Bertanding di Nomor Ganda, Kalah Dramatis di Cincinnati Open

Tiga Gunung Api Erupsi Malam Ini, Masyarakat Diminta Waspada

Perseteruan di Federasi Sepak Bola Asia Makin Panas, Presiden AFC Kecam Qatar

Unggulan Tumbang, Peluang Jonatan dan Alwi di Kejuaraan Dunia BWF 2026 Makin Terbuka

Liga Inggris Akan Publikasikan Evaluasi Independen Keputusan Wasit dan VAR Setiap Pekan

Mendekati Horor, The X-Files: I Want to Believe Dirilis Ulang dalam Director’s Cut R-Rated, Lebih Gelap dari Versi 2008

Desa-desa Hantu di Irak: ISIS Mengusir Warga, Kini Musuh Baru Mencegah Penduduk Pulang Kembali

'The Last Photograph', Thriller Gelap Terbaru Zack Snyder Tentang Fotografer Perang yang Menyelamatkan Anak-anak dari Bahaya Kartel

Pos PGA Berharap Warga Mewaspadai Awan Panas Guguran Karangetang

Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Kurang dari 5 BTS Masih Terdampak.

Memacu Pengentasan Kawasan Kumuh di 17 Kabupaten dan Kota di  Sumsel

Pastikan Stok BBM di NTT Aman, Komut Pertamina Tinjau Langsung Daerah Gempa

Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Lonjakan Penyakit Diare

Bantuan Alat Perpustakaan Digital bagi Empat Kampung di Jayapura

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.