Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Gandeng Pemprov DKI Kembangkan Museum Jadi Ruang Edukasi SDGs

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Gandeng Pemprov DKI Kembangkan Museum Jadi Ruang Edukasi SDGs Doc: ANTARA/UNIC
Ket. Pemaparan materi mengenai SDGs oleh Siska Widyawati, Deputy Director UNIC Indonesia pada sesi "Talskhow Kick Off Mainstreaming SDGs in Museum: Museum Sebagai Agen Perubahan Menuju Masa Depan Berkelanjutan".

JAKARTA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan inisiatif Mainstreaming SDGs in Museums untuk memperkuat peran museum sebagai ruang edukasi publik sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Program yang dikembangkan bersama MUSEE ID, Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) DKI Jakarta, dan sejumlah mitra tersebut diluncurkan di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7). Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kapasitas museum dalam mengintegrasikan SDGs ke dalam pameran, program pendidikan, serta berbagai kegiatan pelibatan masyarakat.

Direktur United Nations Information Centre (UNIC) Jakarta, Miklos Gaspar, mengatakan peluncuran program tersebut menjadi langkah penting di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

"Sepuluh tahun setelah diadopsinya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dunia menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Dalam situasi seperti ini, museum memiliki peran yang semakin penting," katanya.

Menurut Gaspar, museum tidak hanya berfungsi melestarikan warisan budaya, tetapi juga membantu masyarakat memahami berbagai tantangan global, mendorong dialog, serta menginspirasi aksi bersama untuk melindungi manusia dan bumi.

Melalui Mainstreaming SDGs in Museums, museum-museum di Indonesia akan didorong mengeksplorasi cara mengomunikasikan isu-isu global melalui kekayaan warisan budaya dan kearifan lokal Indonesia.

Selama rangkaian lokakarya, berbagai badan PBB akan berbagi pengalaman, keahlian, dan praktik terbaik dalam menerjemahkan SDGs menjadi aksi nyata di berbagai sektor.

Program tersebut merupakan kelanjutan dari pembentukan SDG Corner pertama di museum Indonesia yang berada di Museum Bahari, Jakarta.

SDG Corner yang diluncurkan pada awal tahun ini melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PBB di Indonesia telah menjadi model percontohan dalam mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan ke dalam ruang museum dan pendidikan publik.

Melalui inisiatif baru ini, pendekatan tersebut diharapkan dapat diperluas ke lebih banyak museum di Jakarta maupun di berbagai daerah di Indonesia.

Gaspar menambahkan bahwa museum-museum di Indonesia menyimpan kisah tentang ketangguhan, keberagaman, inovasi, dan hidup berdampingan secara damai.

Dengan menghubungkan berbagai kisah tersebut dengan SDGs, menurut dia, museum dapat menjadikan konsep pembangunan berkelanjutan lebih mudah dipahami, lebih relevan, dan lebih bermakna bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) DKI Jakarta, Yiyok T. Herlambang, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menegaskan komitmen Jakarta memperkuat fungsi museum sebagai ruang pembelajaran publik.

"SDG Corner di Museum Bahari telah menunjukkan bahwa museum dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk belajar tentang pembangunan berkelanjutan dan peran mereka dalam mewujudkannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Lewat Program SPHP, Perum B...
Nasional
44 Area Konversi Hutan di S...
Megapolitan
Tawuran di Stasiun Manggara...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.