Bobby Nasution dan Khofifah Buka Misi Dagang Sumut-Jatim Senilai Rp2,58 Triliun
Rabu, 30 Sep 2026, 01:34 WIBMEDAN -Â Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyatakan bahwa transaksi misi dagang antara Sumatera Utara dengan Jawa Timur menembus angka lebih dari Rp2,58 triliun.
"Hingga siang ini mencapai Rp2,58 triliun. Jadi, kalau saya pidato dan di belakang masih ramai, berarti transaksi bisa meningkat lagi," ucap Bobby saat jumpa pers Misi Dagang dan Investasi bertema "Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Jawa Timur dan Sumatera Utara" di Medan, Selasa (29/9).
Gubernur menyambut baik pelaksanaan misi dagang antara Sumatera Utara dan Jawa Timur ini, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut ia, langkah tersebut sangat strategis karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah daerah, tetapi langsung menyentuh pelaku usaha dan masyarakat.
"Kami mengapresiasi Gubernur Jawa Timur. Ini ide sangat luar biasa, misi dagang antara dua provinsi. Hasilnya bukan hanya dirasakan pemerintah daerah, tetapi ke masyarakat karena transaksinya langsung," jelas Bobby.
Gubernur juga mengatakan transaksi yang tercatat saat kegiatan berlangsung merupakan aktivitas di tingkat pelaku usaha sebelum dipasarkan atau diolah menjadi produk bernilai tambah.
"Ada produk yang dibeli sebagai bahan baku untuk diolah, ada juga produk yang dibeli untuk diekspor. Ini yang menjadikan nilai tambah ke depannya pasti akan lebih baik lagi,â kata Bobby.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan capaian yang dihasilkan oleh misi dagang ini menunjukkan potensi pasar yang dapat dikembangkan melalui kerja sama perdagangan antardaerah.
Menurut Khofifah, salah satu hal menarik kegiatan ini terjadi perubahan pilihan pemasok sejumlah produk sebelumnya dari provinsi lain, tetapi kini mulai dipasok oleh pelaku usaha dari Jawa Timur.
"Yang membuat kami cukup terkejut adalah transaksi di sektor beras dan industri hilirnya, mulai dari daging ayam hingga telur, terjadi peningkatan yang sangat signifikan,â ujarnya.
Dia juga melakukan penelusuran untuk mengetahui perubahan pola perdagangan dan hasilnya sejumlah pelaku usaha di Sumatera Utara mulai memilih produk Jawa Timur guna memenuhi kebutuhan pasar.
Hal tersebut menunjukkan peluang perdagangan antardaerah terus berkembang dan perlu diikuti dengan pemetaan kebutuhan pasar serta penguatan hubungan bisnis antara pelaku usaha.
"Dari total transaksi tercatat, sektor perunggasan, daging, dan telur menyumbang nilai sekitar Rp1,5 triliun. Data transaksi tersebut akan dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan masing-masing provinsi," tutur Khofifah.
- khofifah indar parawansa
- bobby nasution
- misi dagang sumut jatim
- transaksi misi dagang
- perdagangan antar daerah
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Danantara Siapkan IPO Raksasa BUMN, Pupuk hingga Pelindo Masuk Daftar
-
Penerbangan di Lampung Kembali Bergerak! Bandara Radin Inten Pulih dari Dampak Abu Krakatau
-
Pangdam XXI/Radin Inten Ingatkan Mahasiswa Baru Unila Waspadai Berita Bohong.
-
BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program Inovatif Ini untuk Mendorong Pola Hidup Sehat
-
Transportasi Jateng Bersiap Berbenah, Trans Jekuti Masuk Babak Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.