Pasar Mobil Terimbas Tren Kenaikan Harga BBM, Konsumen Lirik Kendaraan Efisien

Rabu, 15 Jul 2026, 18:08 WIB

JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai berpengaruh terhadap minat dan perilaku konsumen dalam membeli mobil.

Chief Operating Officer Mazda Indonesia Ricky Thio tidak menampik adanya dampak kenaikan harga BBM terhadap perubahan perilaku konsumen dalam membuat keputusan mengenai pembelian mobil.

Ket. Foto: Kenaikan harga BBM nonsubsidi oleh Pertamina yang dinilai mendadak dan memberatkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi sulit. — Sumber: Istimewa

"Ya, ada, beberapa pelanggan kami ada yang tanya, ada yang jadi berpikir-pikir, tapi, tugas kita adalah memberikan jawaban, menjelaskan dari segi nilai-nilai yang beda," katanya di Jakarta, Rabu (15/7).

"Jadi, saya rasa bohong kalau misalnya ada pergerakan yang cukup besar di pasar atau di masyarakat tidak memberikan dampak apa-apa," ia menambahkan.

Ia mengemukakan bahwa kenaikan harga BBM mempengaruhi keputusan sejumlah konsumen dalam membeli kendaraan, tetapi ia tidak menyebut data pastinya.

"Ada, satu dua pasti ada. Tidak mungkin sama sekali tidak ada. Kalau saya bilang sama sekali tidak ada, itu artinya saya bohong. Tapi, bagaimana cara kita mengelolanya saja, dan bagaimana kita bisa tetap stabil," katanya.

Perusahaan menghadapi dampak kenaikan harga BBM terhadap perilaku pembeli mobil dengan menawarkan produk bernilai tambah kepada konsumen agar penjualan kendaraan mereka bisa tetap terjaga.

Harga minyak mentah Brent pada Minggu (12/7) diwartakan naik sekitar 3,5 persen menjadi hampir 79 dolar AS per barel.

Kenaikan harga minyak mentah tidak lepas dari gangguan lalu lintas kapal komersial yang terjadi di Selat Hormuz setelah Amerika Serikat dan Iran kembali saling menyerang, meningkatkan risiko keamanan di jalur distribusi energi utama dunia. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.