Lewat Forum ACWG-RASA, InJourney Airports Perkuat Konektivitas ASEAN-China 

Rabu, 15 Jul 2026, 08:45 WIB

JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports berkomitmen untuk terus memperkuat konektivitas udara Indonesia.

Pada ASEAN - China Working Group on Regional Air Services Arrangements (ACWG-RASA) ke-17 yang digelar di Yogyakarta pada 7-9 Juli 2026, InJourney Airports melakukan penjajakan kolaborasi penerbangan internasional pada bandara-bandara kelolaannya.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

Pertemuan yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan untuk memperkuat konektivitas ASEAN-China ini dihadiri oleh 61 delegasi dari negara-negara anggota, kemudian 127 perwakilan maskapai penerbangan, pengelola bandara, perusahaan manufaktur dan perawatan pesawat, serta asosiasi penerbangan di ASEAN dan China.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, “InJourney Airports berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk dapat turut serta dalam penyelenggaraan ACWG-RASA di Yogyakarta.”

“Forum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi kami untuk secara langsung menyampaikan keunggulan bandara untuk mendukung penguatan konektivitas udara ASEAN - China. Langkah ini juga menjadi upaya kami dalam mengoptimalkan bandara-bandara InJourney Airports,” ujar Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Dalam rangkaian forum tersebut yang dilaksanakan di Grand Hotel De Djokja, para delegasi juga turut diajak melakukan airport visit ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) pada 8 Juli 2026, guna melihat langsung fasilitas dan kesiapan bandara dalam mendukung penerbangan internasional. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Candi Borobudur pada 9 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi pariwisata unggulan Yogyakarta kepada para delegasi dan perwakilan maskapai penerbangan.

Adapun penumpang pesawat asal China dengan tujuan ke Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 1,7 juta orang, yang tiba melalui penerbangan langsung (direct) maupun tidak langsung melalui negara lain (indirect).

Sementara itu, Direktur Komersial InJourney Airports Veri Y. Setiady mengatakan penguatan konektivitas ASEAN-China menjadi salah satu fokus utama InJourney Airports dalam forum ACWG-RASA, sejalan dengan tren permintaan penerbangan dari dan menuju China yang terus meningkat ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Konektivitas internasional bandara-bandara di Indonesia hingga Desember 2025 telah mencapai 40,9 juta penumpang dari 230 negara, dengan tingkat pemulihan atau recovery rate mencapai 110 persen dibandingkan masa sebelum pandemi. Pasar Asia berkontribusi 67 persen dari total tersebut, dan China menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ini,” ujar Veri Y. Setiady.

Ia menambahkan, permintaan penerbangan dari China ke Indonesia kini tidak lagi terpusat di Jakarta dan Bali. Berdasarkan data lalu lintas penumpang tidak langsung (indirect) sepanjang 2025, wilayah Jawa mencatatkan sekitar 992 ribu penumpang, disusul Bali-Nusa Tenggara sekitar 525 ribu penumpang, dan Sumatra sekitar 169 ribu penumpang, sementara Kalimantan, Sulawesi, dan Papua turut menunjukkan pertumbuhan permintaan yang meski lebih kecil, namun konsisten.

“Sebaran ini menunjukkan bahwa minat penumpang asal China terhadap destinasi di Indonesia sudah sangat beragam secara geografis. Ini menjadi dasar kami untuk terus mendorong penguatan konektivitas langsung ASEAN - China, tidak hanya lewat bandara utama, tetapi juga bandara-bandara lain yang menjadi pintu masuk ke berbagai wilayah,” ujar Veri Y. Setiady.

Melalui forum ACWG-RASA, InJourney Airports turut mempromosikan 6 bandara yakni Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Bandara Internasional Minangkabau Padang, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, dan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, sebagai bagian dari upaya memperluas titik konektivitas langsung ASEAN-China. Keenam bandara ini juga terhubung dengan jaringan bandara lain di sekitarnya, termasuk Kendari, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Timika, Jayapura, Kupang, dan Labuan Bajo, sehingga potensi penguatan konektivitas dapat menjangkau kawasan yang lebih luas.

“Kami bersyukur mendapat respons cukup positif dari para delegasi dan maskapai penerbangan, yang akan ditindaklanjuti secara lebih detail dalam pertemuan berikutnya,” ujar Veri Y. Setiady.

Sebagai salah satu operator bandara terbesar kelima di dunia yang melayani 162 juta penumpang di 37 bandara, InJourney Airports akan terus mengoptimalkan potensi bandara-bandara yang dikelola perseroan untuk memperkuat konektivitas Indonesia-China, sekaligus berkontribusi maksimal terhadap perekonomian dan pariwisata nasional.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Pajak Kendaraan di Banten Dapat Diskon hingga 40 Persen, Berlaku Mulai 18 Agustus 2026

Kemenpar Berupaya Tingkatkan Pasar Wisata Premium Dalam Negeri

Aksi Mahasiswa Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan 9.242 Personel Tanpa Senjata Api

Presiden Prabowo Kirim Surpres ke DPR Soal Calon Kepala Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Es Pala Khas Bogor Jadi Kuliner Primadona saat Jamuan Rakyat di Istana Kepresidenan Bogor

Dukung Ekonomi Daerah, Apartemen Maggot di Dago Giri, Bandung Barat Olah Sampah Organik

Demo udara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Jakarta

50 Bus Terbakar di Pangkalan PO Sinarjaya, Damkar Bekasi Kerahkan Sembilan Armada

Ribuan Warga Bogor Ikuti Jamuan Rakyat di Istana Kepresidenan Bogor

Tak Lagi Jadi Penonton, IKM Kini Masuk Rantai Pasok Motor Listrik Nasional

Kerusakan bangunan akibat gempa di Manggarai

Sidang Kasus Tupac Shakur Akhirnya Digelar, Terdakwa Berniat Balas Dendam

Telkomsat Optimalkan Penyediaan Konektivitas Berbasis Satelit di 17 Titik Terdampak Gempa NTT

Arah Pembangunan Perlu Dikoreksi, Hukum Harus Jaga Ekonomi Kerakyatan

Terima 46.000 Ton Beras dari Stok Nasional, Perum Bulog Sumut Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Pastikan Keselamatan Wisatawan, Sebagian Objek Wisata Utama di NTT Ditutup Sementara Pascagempa

Sebagian Daerah Masuk Masa Panen, Serapan Gabah Perum Bulog Sumut Naik

Berikan Rasa Aman, TNI-Polri Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Banjarmasin

Ada 70 Posko Pengungsian, NTT Prioritaskan Logistik bagi Kelompok Rentan

Kirab Merah Putih HUT Kemerdekaan ke-81 RI

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.