Ada 70 Posko Pengungsian, NTT Prioritaskan Logistik bagi Kelompok Rentan

Selasa, 18 Agu 2026, 13:35 WIB

KUPANG - Posko darurat bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan memprioritaskan penyaluran bantuan logistik bagi kelompok rentan dan titik pengungsian dengan kepadatan tertinggi, di tengah keterbatasan pasokan kebutuhan pokok bagi warga terdampak gempa.

Hingga saat ini jumlah pengungsi mencapai 6.221 pengungsi korban gempa di Nagekeo. Sejumlah pengungsi itu tersebar di 70 pos pengungsian.

Ket. Foto: Posko pengungsian di Manggarai — Sumber: antara foto

Penanggung Jawab Posko Darurat Nagekeo Johanes D. Kristianus dihubungi dari Kupang, mengatakan, saat ini sejumlah kebutuhan vital masih terbatas, terutama beras, telur, air mineral, dan tenda untuk tempat tinggal sementara pengungsi.

"Logistik yang tersedia diprioritaskan untuk kelompok rentan seperti lansia, balita, ibu hamil, dan warga sakit, serta titik-titik kumpul dengan kepadatan tertinggi," katanya.

Ia menjelaskan, hingga hari keempat penanganan tanggap darurat, salah satu tantangan utama yang dihadapi dalam pendistribusian bantuan adalah lokasi pengungsian yang tersebar di berbagai wilayah.

Menurut dia, sebagian masyarakat juga memilih mengungsi secara mandiri di rumah warga, keluarga, atau kerabat sehingga membutuhkan pendataan yang lebih terkoordinasi agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Untuk mengatasi kendala tersebut, pihaknya telah meminta seluruh pemerintah desa dan kelurahan proaktif bertindak sebagai komando wilayah dalam melakukan pendataan kebutuhan masyarakat terdampak.

Dia mengatakan pengurusan bantuan dilakukan secara terintegrasi melalui Posko Utama, sementara pemerintah desa dan kelurahan berkoordinasi untuk menjemput alokasi bantuan sesuai kebutuhan warga di wilayah masing-masing.

"Sejak kemarin, perwakilan pimpinan wilayah dan desa telah mulai berkoordinasi dan menjemput alokasi bantuan," ujarnya.

Johanes mengatakan pihaknya menargetkan sedikitnya 70 persen pemerintah desa dan kelurahan telah menyelesaikan prosedur penjemputan dan verifikasi kebutuhan logistik warga pengungsi.

Selain penetapan skala prioritas, Posko Darurat juga menerapkan batas waktu respons untuk mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat terdampak.

"Verifikasi dan koordinasi desa maksimal tiga jam sejak laporan atau kehadiran kepala desa di Posko Utama," katanya.

Sementara untuk penyaluran bantuan ke titik yang masuk kategori kritis ditargetkan maksimal 1x24 jam setelah data kebutuhan diverifikasi oleh pemerintah wilayah setempat.

Johanes mengimbau pemerintah desa dan kelurahan yang belum berkoordinasi dengan Posko Utama agar segera melakukan pendataan terpadu dan mengurus alokasi logistik bagi masyarakat terdampak gempa.

"Kami juga membuka ruang sinergi bagi seluruh pihak, lembaga donatur, dan relawan untuk mendukung ketersediaan bahan pokok dan tenda pengungsian demi meringankan beban saudara-saudara kita di Nagekeo," ujar dia.

Terkait jumlah pengungsi saat ini terdapat 6.221 pengungsi korban gempa di Nagekeo. Sejumlah pengungsi itu tersebar di 70 pos pengungsian.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Wali Kota Ajak Warga Tangerang Manfaatkan Keringanan Pajak Bermotor

Gempa Bumi M6,1 Mengguncang Nias Selatan, BMKG: Dampak Aktivitas Subduksi

Bandara Husein Sastranegara Bandung Layani 10 Penerbangan saat “Long Weekend” Lalu

16 Pendaki Dievakuasi Akibat Kena Hipotermia di Gunung Bawakaraeng

Pajak Kendaraan di Banten Dapat Diskon hingga 40 Persen, Berlaku Mulai 18 Agustus 2026

Kemenpar Berupaya Tingkatkan Pasar Wisata Premium Dalam Negeri

Aksi Mahasiswa Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan 9.242 Personel Tanpa Senjata Api

Presiden Prabowo Kirim Surpres ke DPR Soal Calon Kepala Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Es Pala Khas Bogor Jadi Kuliner Primadona saat Jamuan Rakyat di Istana Kepresidenan Bogor

Dukung Ekonomi Daerah, Apartemen Maggot di Dago Giri, Bandung Barat Olah Sampah Organik

Demo udara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Jakarta

50 Bus Terbakar di Pangkalan PO Sinarjaya, Damkar Bekasi Kerahkan Sembilan Armada

Ribuan Warga Bogor Ikuti Jamuan Rakyat di Istana Kepresidenan Bogor

Tak Lagi Jadi Penonton, IKM Kini Masuk Rantai Pasok Motor Listrik Nasional

Kerusakan bangunan akibat gempa di Manggarai

Sidang Kasus Tupac Shakur Akhirnya Digelar, Terdakwa Berniat Balas Dendam

Telkomsat Optimalkan Penyediaan Konektivitas Berbasis Satelit di 17 Titik Terdampak Gempa NTT

Arah Pembangunan Perlu Dikoreksi, Hukum Harus Jaga Ekonomi Kerakyatan

Terima 46.000 Ton Beras dari Stok Nasional, Perum Bulog Sumut Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Pastikan Keselamatan Wisatawan, Sebagian Objek Wisata Utama di NTT Ditutup Sementara Pascagempa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.